Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Kalsel Menganggarkan Rp300 Miliar untuk Program MBG

📅 Jumat, 02 Mei 2025, 22:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Kalsel Menganggarkan Rp300 Miliar untuk Program MBG Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin (kemeja putih) saat menemui mahasiswa yang berunjuk rasa pada peringatan Hari Pendidikan Nasional di Banjarbaru, Jumat (2/5/2025).

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Muhidin, menganggarkan Rp300 miliar untuk melaksanakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan Presiden Prabowo Subianto.

Muhidin menyampaikan hal itu saat menemui Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel yang berunjuk rasa pada peringatan Hari Pendidikan Nasional di Banjarbaru, Jumat (02/5).

"Kita menganggarkan sekitar Rp300 miliar untuk program makanan bergizi gratis dari pusat," katanya.

Muhidin pun menegaskan Pemprov Kalsel berupaya membenahi sektor pendidikan mulai dari tersisa hanya dua sekolah yang masuk kategori daerah 3T dan mempersiapkan langkah percepatan pembangunan pendidikan di wilayah tersebut.

Kemudian, Pemprov Kalsel juga mengupayakan peningkatan kesejahteraan guru, termasuk melalui pengangkatan tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Selain itu, Muhidin menyampaikan terbuka bagi setiap elemen masyarakat termasuk mahasiswa untuk memberikan saran dan masukan sebagai catatan penting pada penyusunan kebijakan pendidikan ke depan.

Ia pun mengapresiasi sikap kritis, damai, dan santun yang ditunjukkan para mahasiswa saat menyampaikan aksi demonstrasi dan tuntutan bertepatan Hari Pendidikan Nasional 2025.

Sebelumnya, Aliansi BEM se-Kalsel menyampaikan lima poin tuntutan terkait sektor pendidikan di Kalsel, meliputi evaluasi tata kelola dan sistem pendidikan di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), serta peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.

Kemudian, penyelesaian ketimpangan infrastruktur pendidikan, evaluasi program makanan bergizi gratis, serta peningkatan anggaran pendidikan untuk meningkatkan indikator Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS).

Koordinator aksi, Rama menyampaikan aksi ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kualitas pendidikan di Kalsel.

"Kami hadir bukan untuk menentang pemerintah, melainkan untuk mengingatkan agar pendidikan tidak diabaikan. Hari ini, kami membawa aspirasi dari ribuan mahasiswa dan masyarakat Kalsel," tutur Rama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Open Base Lanud Hang Nadim

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Open Base Lanud Hang Nadim
Ekonomi
Pemasangan jaring untuk pro...
Nasional
Kapal Qi Jiguang dan Kunlun...

Karapan sapi di Bangkalan Madura

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Karapan sapi di Bangkalan M...
Rona
Pameran seni rupa karya sen...
Megapolitan
Pendaftaran Kartu Layanan G...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.