Pendaki Gunung Lawu Berduka, Pemilik Warung Pecel Tertinggi di Indonesia Mbok Yem Telah Pergi
📅 Rabu, 23 Apr 2025, 17:43 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
SURABAYA - Perempuan pemilik warung di puncak Gunung Lawu yang legendaris di kalangan pendaki, meninggal dunia pada Rabu (23/4) siang di kediamannya, Dusun Dagung, Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, Magetan.
Dikutip dari akun Instagram, explorejogorogo, informasi kepergian sosok inspiratif bernama asli Wakiyem itu dibenarkan oleh Sugeng Sucipto, Kepala Seksi Pemerintahan Desa Gonggang.
Sebelumnya, Mbok Yem sempat dirawat di RSU Siti Aisyiyah, Ponorogo.
Penyebab ia meninggal diduga karena mengalami pneumonia akut atau radang paru-paru yang menyerang saluran pernapasannya.
“Beliau didiagnosis mengalami pneumonia akut, infeksi paru-paru yang membuat saluran pernapasannya terganggu,” ujar Sugeng.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mbok Yem bukanlah nama asing bagi para pendaki Gunung Lawu.
Pasalnya, sejak era 1980-an, ia konsisten menjaga warung pecel sederhana miliknya di kawasan Hargo Dumilah, dengan lokasi warung yang berada di ketinggian sekitar 3.150 mdpl, warung Mbok Yem dikenal luas sebagai warung tertinggi di Indonesia.
Kehadiran Mbok Yem di jalur pendakian menjadi semangat tersendiri bagi para pendaki.
Sebaiknya Anda baca juga:
Diabjufa dikenal sebagai sosok yang ramah, tangguh, dan tak pernah sekalipun meninggalkan posnya di puncak meski diterpa cuaca ekstrem.
Bahkan sosok ibu bagi banyak wisatawan ini pernah menolong pendaki saat mengalami kelelahan, tersesat, atau sakit di jalur Lawu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!