Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Batam Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis hingga Pulau Terpencil

📅 Rabu, 16 Apr 2025, 12:30 WIB | Oleh:
Batam Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis hingga Pulau Terpencil Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmaryadi mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan rencana layanan 'jemput bola' Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk menjangkau masyarakat di pulau-pulau terpencil di wilayah Batam.

Dinas Kesehatan Kota Batam, Kepulauan Riau menyiapkan layanan 'jemput bola' Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk menjangkau masyarakat di pulau-pulau terpencil di wilayah Batam.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmaryadi mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan rencana layanan tersebut.

“Rencananya memang ada, kami akan jangkau masyarakat di pulau-pulau. Tetapi belum dijalankan karena sampai saat ini kami sedang berupaya untuk membuat masyarakat lebih antusias,” katanya saat dihubungi di Batam, Rabu.

Langkah jemput bola ini dilakukan untuk memastikan seluruh masyarakat, termasuk yang berada di daerah hinterland, dapat mengakses layanan deteksi dini penyakit secara gratis.

Tantangan yang dihadapi Pemerintah Kota Batam yakni untuk menjangkau ratusan pulau kecil yang berada di wilayah kota itu seperti di Kecamatan Belakangpadang, Pulau Galang dan Bulang.

Didi memastikan pihaknya tetap melayani warga yang ingin memanfaatkan layanan CKG tanpa prosedur yang rumit.

“Kami jalan saja seperti biasa, melayani masyarakat yang mau cek. Tidak ada formulir khusus,” ujarnya.

Untuk layanan jemput bola, Dinkes akan menyesuaikan dengan jumlah masyarakat yang bersedia ikut serta.

“Kami siapkan logistik dan tenaga sesuai dengan jumlah warga yang terkumpul,” tambahnya.

Program CKG merupakan upaya Dinkes untuk mendorong deteksi dini penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung.

“Sampai 14 April 2025 baru 1.687 orang yang mengikuti dari 2.247 pendaftar, kami memiliki sasaran CKG di Batam mencapai 1.276.930 orang,” kata dia.

Ia berharap, dengan perluasan jangkauan dan pendekatan langsung ke masyarakat, angka partisipasi dapat meningkat, terutama di wilayah yang akses kesehatannya masih terbatas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.