Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas Pertanian Sorong Salurkan 11 Pompa Air untuk Jaga Produktivitas Petani saat Kemarau.

📅 Sabtu, 01 Agu 2026, 00:05 WIB | Oleh:
Dinas Pertanian Sorong Salurkan 11 Pompa Air untuk Jaga Produktivitas Petani saat Kemarau. Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Dinas Pertanian Kota Sorong Nelwan Hara pose bersama para petani setelah menyerahkan bantuan pompa air di Kota Sorong, Jumat (31/7)

Dinas Pertanian Kota Sorong, Papua Barat Daya, menyalurkan 11 unit mesin pompa air kepada kelompok tani sebagai upaya menjaga produktivitas pertanian di tengah musim kemarau yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.

Kepala Dinas Pertanian Kota Sorong Nelwan Hara di Sorong, Jumat, mengatakan bantuan tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian melalui aspirasi Anggota DPR RI Robert Kardinal yang dialokasikan untuk kelompok tani di Kota Sorong.


"Kami menyerahkan bantuan mesin pompa air kepada kelompok tani hidroponik Cendrawasih Farm karena Kota Sorong mendapat alokasi sebanyak 11 unit pompa air," katanya.

Ia menjelaskan kelompok tani Cendrawasih Farm dipilih sebagai penerima awal karena bergerak di bidang budidaya hidroponik yang sangat bergantung pada ketersediaan air, terutama saat musim kemarau.

Menurut dia, cuaca panas yang melanda Kota Sorong selama sekitar tiga hingga empat bulan terakhir menyebabkan kebutuhan air untuk pertanian meningkat, sehingga keberadaan pompa air diharapkan dapat membantu petani menjaga keberlangsungan produksi.

"Budidaya hidroponik hampir 95 persen membutuhkan air. Dengan adanya pompa ini, petani dapat mengambil air dari kali di sekitar lokasi kebun untuk dialirkan ke tandon sebagai sumber air bagi tanaman hidroponik," ujarnya.

Nelwan mengatakan 11 unit pompa air tersebut akan didistribusikan secara bertahap kepada kelompok tani lainnya, baik petani hidroponik maupun petani konvensional yang membudidayakan komoditas seperti cabai dan tanaman hortikultura lainnya.

Ia menambahkan penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari program pemberdayaan petani di Kota Sorong agar tetap mampu berproduksi meski menghadapi keterbatasan air pada musim kemarau.

Menurut dia, bantuan kepada petani hidroponik diprioritaskan bagi kelompok tani Orang Asli Papua (OAP), sedangkan bantuan untuk petani konvensional diberikan kepada kelompok tani non-OAP sebagai bentuk pemerataan dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian di Kota Sorong.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.