Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Lampung: Perkuat Kerja Sama Lestarikan Lingkungan dan Satwa

📅 Selasa, 15 Apr 2025, 23:54 WIB | Oleh:
Gubernur Lampung: Perkuat Kerja Sama Lestarikan Lingkungan dan Satwa Doc: ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi
Ket. Ilustrasi Satwa dilindungi berupa Badak Sumatera yang ada di kawasan SRS TNWK Lampung.

BANDARLAMPUNG - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak semua pihak untuk memperkuat kerja sama dalam melestarikan lingkungan dan menjaga satwa di lindungi di wilayahnya.

"Kami terus berkomitmen untuk berkolaborasi, bersinergi dengan berbagai pihak dalam memperkuat kerja sama dalam melestarikan alam, melakukan pengelolaan kawasan konservasi serta melindungi keanekaragaman hayati yang ada di Provinsi Lampung," ujar Rahmat Mirzani Djausal dalam keterangannya di Bandarlampung, Selasa (15/4).

Ia mengatakan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) dan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) merupakan habitat penting bagi satwa dilindungi asal Lampung, antara lain gajah Sumatera dan harimau Sumatera yang ruang jelajahnya tidak sebatas dalam kawasan konservasi saja, juga kawasan lain yang berada di sekitarnya, seperti kawasan hutan lindung dan area penggunaan lain yang berbatasan langsung dengan kawasan tersebut.

"Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung berkolaborasi dan bersinergi dengan Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (BBTNBBS) dan TNWK untuk melestarikan serta memulihkan lingkungan mencegah interaksi negatif atau konflik manusia dan satwa liar di Provinsi Lampung," katanya.

Konflik manusia dan satwa ini, lanjutnya, merupakan tantangan serius yang bukan hanya berdampak pada keselamatan dan ekonomi masyarakat, tetapi juga terhadap kelestarian keanekaragaman hayati, khususnya satwa endemik, seperti gajah Sumatera dan harimau Sumatera.

"Kami mendorong agar ini bisa diantisipasi, sehingga konservasi satwa bisa terus terjaga. Kami mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan dalam menjaga kelestarian ekosistem hutan dan satwa liar di Provinsi Lampung," ucap dia.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan Ismanto realisasi pemulihan ekosistem Taman Nasional Bukit Barisan Selatan selama 2020-2024, seluas 9.016 hektare dari target seluas 20.467 hektare.

Ia mengatakan juga dilakukan tahapan pelaksanaan operasi pemulihan ekosistem Taman Nasional Bukit Barisan Selatan bersama Kodim 0422/ Lampung Barat.

"Operasi itu, yaitu melakukan identifikasi dan sosialisasi ke target atau subjek pelaku keterlanjuran dalam alih fungsi hutan. Kemudian, melaksanakan kegiatan pemulihan ekosistem berupa restorasi kawasan melalui penanaman berbagai jenis pohon di area keterlanjuran yang sudah ditinggalkan," ujarnya.

Kemudian, melaksanakan kegiatan pemulihan ekosistem berupa restorasi satwa melalui kegiatan pelepasliaran jenis-jenis satwa pakan harimau Sumatera di area keterlanjuran yang sudah ditinggalkan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

22 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...
Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.