Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tinggalkan Rumah Sekarang! Bupati Lumajang Minta Warga Zona Merah Semeru Evakuasi Total

📅 Rabu, 19 Nov 2025, 21:12 WIB | Oleh:
Tinggalkan Rumah Sekarang! Bupati Lumajang Minta Warga Zona Merah Semeru Evakuasi Total Doc: ANTARA/HO-Relawan BPBD Lumajang
Ket. Sejumlah warga mengungsi di Balai Desa Penanggal setelah erupsi Gunung Semeru disertai luncuran guguran awan panas pada Rabu (19/11) sore.

LUMAJANG - Pemerintah Kabupaten Lumajang meminta warga yang tinggal di zona merah erupsi Gunung Semeru segera mengungsi setelah status gunung itu dinaikkan ke Level IV atau Awas pada Rabu.

Imbauan dikeluarkan demi memastikan keselamatan warga, sementara posko pengungsian telah disiapkan di sejumlah balai desa.

Bupati Lumajang Indah Amperawati meminta warga yang berada di kawasan zona merah erupsi Gunung Semeru segera mengungsi.

"Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Evakuasi dilakukan agar setiap keluarga terlindungi, dan prosesnya sudah dirancang dengan aman dan tertib," kata Bupati yang biasa dipanggil Bunda Indah di Lumajang, Rabu.

Menurut dia status Gunung Semeru saat ini berada pada Level IV (Awas) sejak Rabu pukul 17.00 WIB, sehingga imbauan untuk segera mengungsi ditujukan khusus bagi warga yang berada di zona merah yakni di Desa Sumberwuluh, Jugosari, Kecamatan Candipuro, serta Kecamatan Pronojiwo.

BPBD Lumajang telah menyiapkan lokasi evakuasi yang layak, serta melakukan koordinasi dengan aparat desa dan relawan untuk mempermudah mobilisasi warga. Setiap keluarga diimbau membawa perlengkapan penting secara sederhana, seperti masker, air minum, obat-obatan, dan dokumen penting.

"Langkah itu adalah langkah pencegahan, bukan tanda kepanikan. Dengan kesiapsiagaan yang tepat, kami menghadapi situasi ini dengan tenang. Pemerintah bersama masyarakat selalu siap mendukung dan menjaga keselamatan warga," tuturnya.

Ia mengatakan pemantauan mobilitas warga menjadi langkah krusial untuk memastikan tidak ada masyarakat yang tetap beraktivitas di wilayah berpotensi bahaya atau zona merah, sehingga aparat gabungan BPBD, TNI, Polri, relawan, hingga perangkat desa telah ditempatkan di titik-titik strategis sebagai bagian dari operasi pengawasan dan pengamanan.

"Kami ingin memastikan semua warga mematuhi protokol evakuasi. Tidak boleh ada aktivitas di zona merah karena keselamatan adalah yang utama," katanya.

Pemkab Lumajang juga mengimbau warga yang masih bertahan di area rawan erupsi Semeru agar segera berpindah ke lokasi aman yang telah disiapkan karena pendampingan dilakukan secara persuasif, dengan penekanan pada pentingnya kepatuhan terhadap arahan petugas demi menghindari risiko ketika kondisi Semeru masih fluktuatif.

"Saya menekankan bahwa disiplin warga menjadi kunci dalam meminimalkan potensi korban jiwa, sehingga kerja sama antara masyarakat dan pemerintah sangat dibutuhkan," ujarnya.

Pantauan di lapangan sejumlah balai desa menjadi posko pengungsian sementara seperti di Balai Desa Penanggal, Balai Desa Sumberwuluh dan Balai Desa Oro-oro Ombo.

Dengan pengendalian ketat dan koordinasi semua unsur, Pemkab Lumajang memastikan setiap langkah penanganan diarahkan untuk menjaga keselamatan dan ketertiban warga selama masa kewaspadaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.