Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Kalsel Lakukan Regenerasi Teater Mamanda 

📅 Selasa, 25 Mar 2025, 23:19 WIB | Oleh:
Pemprov Kalsel Lakukan Regenerasi Teater Mamanda  Doc: ANTARA/HO-Media Center Kalsel
Ket. Kesenian teater tradisi Mamanda Kalsel yang masih eksis saat ini.

BANJARMASIN - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melakukan upaya regenerasi kesenian teater tradisional Mamanda untuk terus lestari.

Kepala UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan Suharyanti di Banjarmasin, Selasa, menyampaikan, kesenian teater Mamanda merupakan warisan budaya tak benda Kalsel yang harus terus dilestarikan.

Sebagai lembaga pembinaan dan pelestari kebudayaan dan kesenian di daerah ini, ujar dia, Taman Budaya Kalsel di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel pun menggelar lokakarya teater tradisi Mamanda.

"Peserta workshop ini tidak hanya penggiat seni di sanggar teater Mamanda, juga para pelajar," paparnya.

Menurut Suharyanti, workshop ini tidak hanya tentang pakem kesenian Mamanda, namun juga bagaimana perkembangannya di zaman moderen ini.

"Pemateri dan peserta workshop kali ini mempelajari pengembangan dalam teater tradisi Mamanda untuk mengikuti perkembangan zaman," paparnya.

Suharyanti menerangkan Taman Budaya terus mendorong masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam melestarikan salah satu kesenian tradisi yang dulunya sangat menghibur masyarakat tersebut. Sehingga regenerasi penggiatnya terus ada.

Untuk itu, sebagai bentuk perhatian serius bagi pelestarian dan pembinaan kesenian yang banyak bercerita tentang kerajaan pihaknya sering melakukan pagelaran seni tradisi Mamanda.

"Supaya melalui workshop dan pagelaran yang diadakan Taman Budaya, seni tradisi Mamanda dapat semakin dilestarikan khazanah kesenian di provinsi ini," ujarnya.

Sekretaris Dewan Kesenian Kalsel, Tarmuji menyambut baik workshop teater tradisi Mamanda yang dilaksanakan Pemprov Kalsel melalui Taman Budaya Kalsel.

"Kami selaku Dewan Kesenian Kalsel memiliki peran dalam memberikan pengayoman agar kesenian khas Kalimantan Selatan tidak lekang oleh zaman," ujarnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
Kenaikan Imbal Hasil Dollar...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.