Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lebih dari 400 Peserta Meramaikan Musabaqah Adzan Nusantara di Bogor

📅 Selasa, 16 Jun 2026, 22:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lebih dari 400 Peserta Meramaikan Musabaqah Adzan Nusantara di Bogor Doc: Antara
Ket. Peserta Musabaqah Adzan Nusantara Mendunia II Tahun 2026 di Masjid Nurul Wathon, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (16/6/2026).

Kabupaten Bogor - Lebih dari 400 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Musabaqah Adzan Nusantara Mendunia II Tahun 2026 yang puncak acaranya digelar di Masjid Nurul Wathon, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa.

Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi alias Jaro Ade mengatakan Pemerintah Kabupaten Bogor mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya sebagai tuan rumah penyelenggaraan grand final dan anugerah juara Musabaqah Adzan Nusantara Mendunia II.

Ajang yang memperlombakan kemampuan mengumandangkan adzan tersebut menjadi wadah syiar Islam sekaligus upaya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap adzan sebagai panggilan untuk menunaikan ibadah.

"Kegiatan ini memiliki makna yang sangat penting karena menjadi media syiar Islam serta upaya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap adzan," ujar Jaro Ade.

Menurut dia, musabaqah tersebut tidak hanya menjadi ajang mencari muadzin terbaik, tetapi juga sarana memperkuat nilai-nilai keislaman dan ukhuwah di tengah masyarakat.

Ia menambahkan pembangunan daerah perlu didukung sinergi antara ulama dan umara agar kemajuan pembangunan fisik berjalan seiring dengan penguatan keimanan dan akhlak masyarakat.

Anggota DPR RI Mulyadi menilai tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan keagamaan yang berorientasi pada pembinaan karakter dan spiritualitas.

"Musabaqah Adzan Nusantara Mendunia bukan semata-mata tentang hadiah atau gelar juara, tetapi tentang bagaimana kita menumbuhkan semangat syiar Islam dan kecintaan terhadap adzan di tengah masyarakat," katanya.

Mulyadi mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai sarana muhasabah untuk meningkatkan kualitas keimanan dan amal kebaikan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyebut Musabaqah Adzan Nusantara Mendunia sebagai kegiatan positif yang mampu memperkuat syiar Islam sekaligus membangun kecintaan generasi muda terhadap adzan.

"Adzan bukan hanya panggilan untuk menunaikan shalat, tetapi juga pengingat untuk terus menegakkan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat," ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan mengumandangkan adzan dengan baik, tetapi juga menjadi teladan dalam ilmu, akhlak, dan pengabdian kepada masyarakat.

Musabaqah Adzan Nusantara Mendunia II Tahun 2026 menjadi salah satu agenda keagamaan berskala nasional yang mempertemukan peserta dari berbagai daerah serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam mengembangkan syiar Islam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
    Call Center Resmi Spinjam Spinjam shopee pinjam paling ...
    Call Center Resmi Spinjam Spinjam shopee pinjam paling ...
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    kyk nama artis dracin :)
    Indonesia perlu mencontoh negara lain yg sdh terbukti ...
Driver Ojol Ikut Punya Suara! Pemerintah Libatkan Pengendara dalam Aturan Tarif Baru

Driver Ojol Ikut Punya Suara! Pemerintah Libatkan Pengendara dalam Aturan Tarif Baru

18 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.