Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pekerja Migran Indonesia Kini Lirik Manisnya Sektor Pariwisata Albania

📅 Selasa, 16 Jun 2026, 17:17 WIB | Oleh:
Pekerja Migran Indonesia Kini Lirik Manisnya Sektor Pariwisata Albania Doc: Istimewa

JAKARTA - Pemerintah Indonesia dan Albania mematangkan rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) penempatan pekerja migran Indonesia di sektor hospitality guna membuka pasar kerja baru di kawasan Eropa.

Pembahasan tersebut dilakukan Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani saat bertemu Charge d’Affaires Kedutaan Besar Albania untuk Indonesia, Nikson Ballço, di Jakarta, Senin (15/6), menurut keterangan pers kementerian.

“MoU ini nantinya akan menjadi kerangka kerja sama antar pemerintah. Setelah itu, proses penempatan pekerja migran akan dilakukan melalui skema private to private atau kerja sama antara agensi di Albania dengan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI),” kata Christina.

Christina mengatakan MoU yang tengah disiapkan akan menjadi landasan kerja sama antara Kementerian P2MI dan Kementerian Ekonomi, Budaya, dan Inovasi Albania.

Kerja sama itu diharapkan membuka peluang penempatan pekerja migran Indonesia secara legal, terukur, dan saling menguntungkan.

Menurut dia, Albania saat ini berkembang sebagai salah satu destinasi wisata di kawasan Eropa yang membutuhkan tambahan tenaga kerja untuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan hospitality.

“Ini menjadi peluang yang menarik bagi pekerja migran Indonesia yang memiliki pengalaman dan kompetensi di sektor tersebut,” ujarnya.

Christina menambahkan persiapan penandatanganan MoU dilakukan sejalan dengan rencana kunjungan Menteri Ekonomi, Budaya, dan Inovasi Albania ke Indonesia pada akhir Juli 2026.

Ia berharap kesepakatan tersebut dapat menjadi pintu masuk pembukaan pasar kerja baru sekaligus memperluas peluang kerja bagi pekerja migran Indonesia.

“Kami akan memastikan seluruh proses dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku dengan tetap mengedepankan aspek perlindungan pekerja migran Indonesia,” tutup Christina. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

52 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.