Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

UMKM Jadi Tumpuan Baru Lebak untuk Menekan Angka Kemiskinan

📅 Selasa, 16 Jun 2026, 22:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
UMKM Jadi Tumpuan Baru Lebak untuk Menekan Angka Kemiskinan Doc: ANTARA/Mansur
Ket. Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Kabupaten Lebak, Banten memasarkan pada kegiatan pameran pembangunan daerah di Rangkasbitung guna meningkatkan omzet pendapatan.

LEBAK – Penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi strategi penting untuk menjaga daya tahan ekonomi sekaligus memperluas basis pertumbuhan yang inklusif.

Sebagai sektor yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, UMKM berperan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat dan mengurangi kesenjangan ekonomi.

Dukungan melalui akses pembiayaan, peningkatan kapasitas usaha, digitalisasi, serta perluasan pasar akan membantu UMKM naik kelas, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian nasional.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Provinsi Banten, memperkuat pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) agar tumbuh dan berkembang guna mempercepat penghapusan kemiskinan di daerah itu.

Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah di Lebak, Selasa (16/6), mengatakan pemerintah daerah komitmen untuk memperkuat pelaku UMKM sehingga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi yang bermuara pada kesejahteraan kehidupan masyarakat.

Selama ini, menurut dia, program UMKM dapat mempercepat penghapusan kemiskinan sesuai sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025.

Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah daerah bersinergi menangani kemiskinan dengan memperkuat dan memberdayakan pelaku UMKM.

Saat ini, menurut dia, berdasarkan data dari Dinas Koperasi dan UKM Lebak jumlah pelaku UMKM di Kabupaten Lebak tercatat sebanyak 117. 269 unit usaha mulai aneka kerajinan bambu, kain tenun, batik Lebak, kuliner, pedagang keliling, makanan camilan dan lainnya.

Dari 117.269 unit UMKM tersebut dipastikan menggulirkan perputaran uang hingga miliaran rupiah per bulan, juga menyerap ribuan tenaga kerja.

Dengan demikian, pihaknya mendorong pelaku UMKM itu dapat bersaing pasar, sehingga menembus pasar domestik hingga mancanegara.

Pemerintah daerah juga memberikan pelatihan dan bantuan terhadap pelaku UMKM dengan meningkatkan kemasan, perizinan IRT dari Dinas Kesehatan maupun BPOM hingga masa kedaluwarsa, sertifikasi halal, barcode, NPWP hingga diversifikasi produk agar menarik konsumen, ujar dia.

"Kami meyakini dengan memperkuat pelaku UMKM dipastikan dapat mempercepat penghapusan kemiskinan," katanya.

Sementara itu, Apri (35), seorang pelaku UMKM produk batik chanting merek Pradana di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, mengatakan omzet penjualan mereka relatif stabil mencapai Rp250 juta per bulan dan pelanggannya merupakan Pegawai Negeri Sipil/Aparatur Sipil Negara (PNS/ASN) di lingkungan Sekretariat Pemkab Lebak.

Ia mengatakan usahanya terkadang mendapatkan pesanan dari Pemerintah Kabupaten dan Kota di wilayah Banten, termasuk Pemerintah Provinsi Banten.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Tim SAR Jepang Intensifkan ...
Luar Negeri
Para Pemimpin Serukan Perla...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Gemarikan Cegah "Stunting" Digencarkan Forikan Kalbar untuk Bangun Generasi Indonesia Emas 2045

Gemarikan Cegah "Stunting" Digencarkan Forikan Kalbar untuk Bangun Generasi Indonesia Emas 2045

29 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 3
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
# 3
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.