Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pawai Tahun Baru Islam 1448 Hijriah Sarana Memperkuat Persaudaraan Warga Kaltara

📅 Selasa, 16 Jun 2026, 22:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pawai Tahun Baru Islam 1448 Hijriah Sarana Memperkuat Persaudaraan Warga Kaltara Doc: Antara
Ket. Ibu-ibu majelis taklim turut meramaikan pawai Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (16/6/2026).

Tanjung Selor, Kaltara - Ribuan masyarakat Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), khususnya warga Kabupaten Bulungan mengikuti pawai Tahun Baru Islam 1448 Hijriah/2026 Masehi mengingat momentum 1 Muharram ini dijadikan sarana memperkuat persaudaraan dan toleransi.

“Semoga penyelenggaraan Pawai Muharram ini memperbaharui semangat kita untuk terus membangun ukhuwah Islamiah, semangat persaudaraan sesama warga masyarakat Kabupaten Bulungan, semangat toleransi, serta semangat menjaga kerukunan antarumat beragama,” ujar Bupati Bulungan, Syarwani di Tanjung Selor, Selasa.

Syarwani menegaskan bahwa Tahun Baru Hijriah merupakan waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri dan memperbaiki berbagai hal yang belum optimal pada tahun sebelumnya.

“Saya berharap kita meninggalkan hal-hal yang kurang baik di tahun 1447 Hijriah dan memasuki 1448 Hijriah dengan semangat baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” katanya.

Ribuan peserta Pawai Muharram dilepas Bupati Bulungan, Syarwani bersama Wakil Bupati Bulungan, Kilat di Lapangan Ahmad Yani dengan melewati beberapa jalan protokol di Tanjung Selor hingga finis di Lapangan Agathis.

“Sebanyak 50 tim ambil bagian dalam pawai yang terdiri atas lima kategori peserta, mulai dari sekolah, organisasi perangkat daerah (OPD), majelis taklim, hingga organisasi kemasyarakatan keagamaan di Kabupaten Bulungan,” ujar Ketua Panitia Pawai Muharram 1448 Hijriah, Muhammad Sudirman.

Dia bersyukur pawai yang dilaksanakan oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Bulungan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Kementerian Agama Kabupaten Bulungan ini berjalan lancar dan aman walaupun peserta tidak sebanyak tahun lalu dikarenakan bertepatan dengan liburan sekolah.

“Mungkin tidak semeriah tahun-tahun yang lalu, karena ini bertepatan juga liburan. Tetapi itu tidak mengurangi rasa semangat kami panitia dan peserta sehingga kami bisa laksanakan pawai,” katanya.

Sementara itu, Pawai Muharram ini juga menjadi berkah bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berjualan di lokasi finish.

“Untuk stan yang ada ini sekitar 71 pedagang yang berjualan di area lapangan Agathis. Alhamdulillah saya mengontrol dari ujung ke ujung cukup ramai pembeli,” kata M. Kurnia, Koordinator UMKM Pawai Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dari PHBI Kabupaten Bulungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    kyk nama artis dracin :)
    Indonesia perlu mencontoh negara lain yg sdh terbukti ...
Megapolitan
Pembangunan Jakarta Harus P...
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.