New Zealand Dilanda Tren Kenaikan Harga Pangan
📅 Selasa, 16 Jun 2026, 19:43 WIB | Oleh: Deri HenriawanWELLINGTON - Harga bensin dan solar di New Zealand turun pada Mei setelah mengalami kenaikan selama dua bulan sebelumnya, sementara harga pangan terus menunjukkan tren kenaikan, tunjuk data resmi pada Selasa (16/6).
Juru Bicara Harga dan Deflator Stats NZ, Nicola Growden mengatakan harga bensin turun 3,8 persen pada Mei dibandingkan April, sedangkan harga solar merosot 11,4 persen. Penurunan tersebut terjadi menyusul kenaikan pada Maret dan April.
Meski mengalami penurunan bulanan, harga bahan bakar masih jauh lebih tinggi dibanding setahun sebelumnya, dengan harga bensin naik 28,7 persen. Sementara harga solar melonjak 76,8 persen dalam periode 12 bulan hingga Mei, tunjuk data tersebut.
Tarif penerbangan juga mengalami penurunan pada Mei. Harga tiket penerbangan domestik turun 11,4 persen. Sedangkan tarif penerbangan internasional turun 5,5 persen, "sejalan dengan tren historis pada bulan itu," kata Growden.
Namun, secara tahunan, tarif penerbangan domestik meningkat 2,8 persen dan penerbangan internasional naik 8,2 persen, imbuhnya.
Sementara itu, harga pangan naik 1 persen dalam basis bulanan, yang terutama didorong oleh kenaikan harga bahan kebutuhan harian, buah-buahan, dan sayuran.
Statistik menunjukkan bahwa kenaikan harga susu 2 liter standar menjadi kontributor terbesar bersama kenaikan harga daging paha domba, paprika, dan mentega.
Menurut Stats NZ, dalam periode 12 bulan hingga Mei, harga pangan tahunan naik 3,2 persen, dengan daging, unggas, dan ikan mencatat kenaikan harga terbesar, disusul oleh makanan restoran serta makanan siap saji. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!