Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Budi Daya Hijauan Alfalfa Tropik Bisa Menjadi Solusi Untuk Mengurangi Ketergantungan Impor Pakan Ternak

📅 Selasa, 18 Mar 2025, 21:32 WIB | Oleh:
Budi Daya Hijauan Alfalfa Tropik Bisa Menjadi Solusi Untuk Mengurangi Ketergantungan Impor Pakan Ternak Doc: Antara Foto
Ket. Bambang dalam keterangannya di Yogyakarta, Selasa, menjelaskan alfalfa tropik merupakan hijauan berkualitas tinggi yang berpotensi menggantikan sebagian kebutuhan impor alfalfa yang selama ini cukup besar.

Guru Besar UGM: Budi daya alfalfa bisa tekan impor pakan ternak

Yogyakarta, 18/3 (ANTARA) - Guru Besar Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Bambang Suwignyo mengatakan budi daya hijauan alfalfa tropik bisa menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan impor pakan ternak sapi perah maupun kambing peranakan etawa di tanah air.

Bambang dalam keterangannya di Yogyakarta, Selasa, menjelaskan alfalfa tropik merupakan hijauan berkualitas tinggi yang berpotensi menggantikan sebagian kebutuhan impor alfalfa yang selama ini cukup besar.

"Produksi alfalfa tropik bisa menjadi solusi mengurangi ketergantungan impor," ujarnya.

Berdasarkan data Kementerian Pertanian RI, dia menyebut Indonesia selama ini masih bergantung pada impor pakan hijauan ternak alfalfa dengan jumlah mencapai 20,6 juta ton pada 2023 dengan nilai lebih dari Rp142 miliar.

Beberapa perusahaan industri ternak perah setidaknya setiap bulan membutuhkan sebanyak 300 ton pakan alfalfa dalam bentuk hay atau pakan yang sudah diawetkan.

Sebagai upaya menekan impor pakan tersebut, kata Bambang, UGM telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dalam pengembangan demplot alfalfa tropik seluas satu hektare.

Hasilnya, kata dia, menunjukkan bahwa tanaman tersebut dapat tumbuh dengan baik dengan produksi segar berkisar antara 10 sampai 18 ton per hektare.

Bahkan, varietas alfalfa tropik yang dikembangkan telah diakui sebagai plasma nutfah Indonesia dengan nama Kacang Ratu BW.

Selain berpotensi menekan angka impor, kata Bambang lagi, alfalfa tropik juga memiliki keunggulan dalam meningkatkan kualitas pakan ternak.

Menurut dia, tanaman alfalfa tropik mampu meningkatkan kadar protein pakan sebesar 10 persen hingga 15 persen, sehingga membuat produktivitas ternak dan produksi susu meningkat.

Berdasarkan uji coba yang diterapkan pada kambing etawa selama empat bulan, menurut dia, berhasil menunjukkan hasil yang signifikan.

"Kami mencatat peningkatan produksi susu sekitar 20 persen, serta bobot kambing meningkat hingga 15 persen. Selain itu, biaya pakan berkurang hingga 30 persen berkat pemanfaatan limbah pertanian sebagai pakan alternatif," ujar dia.

Bambang menuturkan, pengembangan budi daya alfalfa tropik juga sejalan dengan strategi ketahanan pangan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Daerah
Anggota DPR Dorong Perlindu...
Nasional
Mentan: Stok Beras Lebih da...
Luar Negeri
Paus Sampaikan Solidaritas ...
Ekonomi
BI: Transaksi QRIS Bebas Bi...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.