Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karhutla Jadi Perhatian, Papua Tengah Bentuk Satgas untuk 8 Kabupaten.

8 Minggu, 23 Agu 2026, 02:34 WIB | Oleh:
Karhutla Jadi Perhatian, Papua Tengah Bentuk Satgas untuk 8 Kabupaten. Karhutla Jadi Perhatian, Papua Tengah Bentuk Satgas untuk 8 Kabupaten. Doc: Antara Foto
Ket. uru Bicara Gubernur Papua Tengah Emanuel You saat menggelar jumpa pers di Nabier, Sabtu (22//8).

Pemerintah Provinsi Papua Tengah membentuk Satuan Tugas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) untuk mengoordinasikan penanganan kebakaran di delapan kabupaten di wilayah tersebut.

Juru Bicara Gubernur Papua Tengah Emanuel You di Nabire, Sabtu, mengatakan pembentukan Satgas Karhutla ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Papua Tengah Nomor 100.3.1.144 Tahun 2026 dengan Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa sebagai ketua.

“Gubernur akan memimpin zoom meeting pada hari Minggu (23/8), dengan ketua-ketua satgas delapan kabupaten. Ketua-ketua satgas delapan kabupaten adalah bupati,” katanya.

Ia mengatakan, keberadaan Satgas Karhutla untuk memastikan langkah awal yang telah dilakukan masing-masing kabupaten dalam menangani karhutla sekaligus mengidentifikasi kondisi dan kebutuhan penanganan di setiap wilayah.

Menurutnya, setiap kabupaten harus mempunyai data perkembangan kebakaran dan langkah tanggap darurat yang telah dilakukan kepada satgas provinsi melalui mekanisme koordinasi tersebut.

Data dari masing-masing kabupaten juga diperlukan untuk mengetahui tingkat eskalasi kebakaran sehingga kebutuhan penanganan dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Ia mengatakan pembentukan Satgas Karhutla dilakukan setelah Pemprov Papua Tengah menggelar rapat darurat menyikapi peningkatan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.

Ia juga mengajak masyarakat turut mencegah kebakaran dengan tidak melakukan aktivitas pembakaran yang dapat merusak hutan dan lahan sebagai sumber kehidupan masyarakat.

“Kalau kita merasa hutan dan lahan itu sebagai noken kehidupan, maka kewajiban kita harus jaga dia, harus lestarikan dia. Tidak boleh lagi melakukan aksi-aksi pembakaran,” ujarnya.

Seperti diketahui, BMKG Nabire mencatat sebanyak 653 titik panas terdeteksi di Papua Tengah. Sedangkan Kabupaten Nabire menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak, yakni 321 titik.

Kabupaten Puncak berada di urutan berikutnya dengan 100 titik, disusul Dogiyai 97 titik dan Paniai 59 titik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.