Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kebutuhan Pakan Ternak Aceh Capai 2,39 Juta Ton Per Tahun

📅 Selasa, 29 Apr 2025, 20:26 WIB | Oleh:
Kebutuhan Pakan Ternak Aceh Capai 2,39 Juta Ton Per Tahun Doc: AFP/Saeed Khan
Ket. Sapi ternak

BANDA ACEH - Dinas Peternakan (Disnak) Provinsi Aceh menyebutkan kebutuhan pakan ternak dari hijauan atau rumput dan tanaman lainnya di provinsi ujung barat Indonesia tersebut mencapai 2,39 juta ton per tahun.

Kepala Dinas Peternakan Provinsi Aceh Zalsufran di Banda Aceh, Selasa (29/4), mengatakan kebutuhan tersebut dihitung berdasarkan populasi hewan ternak sapi dan kerbau yang tersebar di 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh.

"Kebutuhan pakan ternak yang bersumber dari hijauan seperti rumput di Aceh mencapai 2,39 juta ton lebih per tahunnya. Sedangkan kebutuhan konsentrat mencapai 501,46 ribu ton per tahun," kata Zalsufran.

Ia menyebutkan kebutuhan hijauan pakan ternak (HPT) untuk sapi atau kerbau dengan bobot 300 kilogram tanpa konsentrat mencapai 33,8 kilogram per hari per ekornya. Jika menggunakan konsentrat maka perbandingan 60 persen HPT dan 40 persen konsentrat. Atau 20 kilogram HPT dan 4,18 kilogram konsentrat per ekor per harinya.

Sedangkan jumlah populasi ternak di Aceh, kata dia, terdiri sapi sebanyak 270 ribu ekor dan kerbau sebanyak 58 ribu.

Populasi sapi terbanyak berada di Kabupaten Aceh Besar dengan jumlah sebanyak 57 ribu ekor dan kerbau di Kabupaten Aceh Barat sebanyak 25 ribu ekor.

"Kami membangun sentra-sentra produksi pakan hijauan seperti rumput guna memenuhi kebutuhan pakan ternak tersebut. Menyiapkan sarana dan prasarana sentra produksi seperti kebun rumput dan padang gembala," katanya.

Saat ini, kata dia, sentra produksi pakan hijauan seperti rumput di antara di kawasan Indrapuri dan bantaran daerah aliran sungai Krueng Aceh, di Uber-Uber Kabupaten Bener Meriah, Padang Turo di Kabupaten Nagan Raya, serta di beberapa tempat di Kabupaten Pidie Jaya.

Di samping itu, Dinas Peternakan Provinsi Aceh juga membangun laboratorium pakan daerah. Serta meningkatkan sumber daya manusia di bidang pengolahan pakan. Termasuk melaksanakan bimbingan teknis di bidang peredaran pakan.

"Di Aceh juga sudah ada industri pengolahan pakan yang sudah memiliki izin edar. Selain itu juga ada beberapa produsen pakan ternak yang baru tumbuh di sejumlah kabupaten kota, tetapi belum memiliki izin edar seperti di Kabupaten Pidie dan Kabupaten Aceh Besar," kata Zalsufran. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Berpotensi Melemah Lanjutan, 2 Juli 2026

25 menit yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Megapolitan
Polresta Bogor Buka Ruang K...

UI Percepat Transformasi dan Tata Kelola Kampus

30 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
UI Percepat Transformasi da...
Daerah
Bea Cukai Ambon Sita 29.780...

Belum Membaik, Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia

57 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Belum Membaik, Kualitas Uda...
Hasil Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Gol Tielemans di Menit 120 ke Gawang Senegal Bawa Belgia Lolos ke 16 Besar

Hasil Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Gol Tielemans di Menit 120 ke Gawang Senegal Bawa Belgia Lolos ke 16 Besar

02 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.