Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masjid Al Akbar Pamerkan Kitab Digital Karya Ulama Nusantara

📅 Minggu, 16 Mar 2025, 17:40 WIB | Oleh:
Masjid Al Akbar Pamerkan Kitab Digital Karya Ulama Nusantara Doc: Disbudporapar Kota Surabaya

SURABAYA - Badan Pelaksana Pengelola (BPP) Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS) memamerkan kitab digital karya ulama Nusantara, antara lain Syekh Nawawi Al Bantani, Syaikhona Kholil, dan KH Sholeh Darat.

"Pameran Warisan Intelektual Ulama Nusantara di Pintu 22 dan 24 (kawasan air mancur) MAS pada 15-24 Maret itu bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Pemprov Jatim," kata Sekretaris BPP MAS Helmy M Noor di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Minggu (16/3).

Selain Syekh Nawawi Al Bantani, Syaikhona Muhammad Kholil Al Bangkalani, dan KH Sholeh Darat, kata dia, ulama lain yang karyanya juga dipamerkan adalah Syekh Muhammad Hasyim Asy'ari Al Jombangi.

1742117962_b398974167445539281d.jpg

Pengunjung melihat kitab karya ulama Nusantara yang dipamerkan di Masjid Al Akbar Surabaya, Minggu (16/3). (ANTARA/HO-Masjid Al Akbar Surabaya)

Selanjutnya Kiai Muhammad Faqih Maskumbang, Kiai Nawawi (Kiai Shalih Tsani), Syekh M Mahfudz At-Termasi, KH Muhammad Syarqowi, Syekh Ihsan Muhammad Dahlan Al-Jampesi Kediri, dan KHA Fadhol Khodir Senori Tuban.

Tidak hanya karya berupa buku digital, kitab digital, naskah dan dummy digital, ada pula pameran tentang Manuskrip Tegalsari yang ditemukan di Gerbang Tinatar.

"Semuanya bisa diakses secara digital, serta juga ada buku biografi ulama Jatim dari abad 19-20 yang dipamerkan yakni Kyai Syarqowi Guluk-Guluk Sumenep, Kyai Hasan Genggong, Kyai Shaleh Langitan, dan Kyai Shaleh Tani dari Bungan-Gresik," katanya.

Ia menambahkan Dispursip Jatim juga pernah memamerkan temuan manuskrip karya ulama Nusantara yang bekerja sama dengan PWNU Jatim (LTN NU Jatim), bahkan dengan MAS sudah rutin.

Sementara itu Kepala Disperpusip Jatim Tiat S Suwardi menjelaskan pihaknya sudah sering melakukan kerja sama dengan Masjid Al Akbar untuk melestarikan naskah ulama Nusantara dan mewujudkan perpustakaan digital.

"Kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan manfaat kepada jamaah Masjid Al-Akbar, seperti bisa membaca kitab klasik secara digital, sekaligus melestarikan naskah ulama Nusantara," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Advertisement
Kementrans Dorong Konsep Transmigrasi Baru

Kementrans Dorong Konsep Transmigrasi Baru

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.