Koops TNI Habema Evakuasi Warga di Tengah Konflik Ugimba Papua Tengah
📅 Senin, 10 Agu 2026, 16:06 WIB | Oleh: SujarJAKARTA -- Koops TNI Habema mengevakuasi seorang warga lokal yang membutuhkan pertolongan saat melakukan patroli di Distrik Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Minggu (9/8), di tengah kondisi keamanan yang masih menjadi perhatian.
Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letnan Kolonel Infanteri M. Wirya Arthadiguna mengatakan evakuasi tersebut merupakan bentuk komitmen prajurit untuk mengutamakan keselamatan dan perlindungan masyarakat dalam pelaksanaan tugas di wilayah konflik.
"Prajurit TNI tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga memberikan perlindungan, bantuan, dan rasa aman kepada masyarakat yang membutuhkan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap langkah pengabdian prajurit di lapangan," ujar Wirya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.
Ia mengatakan personel menemukan warga tersebut dalam kondisi membutuhkan penanganan lebih lanjut dan berada jauh dari permukiman.
Prajurit kemudian melakukan evakuasi dengan mempertimbangkan kondisi medan serta dinamika keamanan di wilayah Ugimba.
Sebaiknya Anda baca juga:
Evakuasi dilakukan menggunakan dua unit helikopter Bell pada pukul 12.25 hingga 12.48 WIT dengan melibatkan 11 personel. Warga tersebut selanjutnya dibawa ke Distrik Sugapa untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Wirya mengatakan keterbatasan medan, cuaca, dan kondisi keamanan tidak menjadi penghalang bagi prajurit untuk memberikan bantuan kepada masyarakat.
Menurut dia, Koops TNI Habema berupaya menjalankan tugas pengamanan sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di daerah penugasan dengan mengedepankan profesionalisme dan nilai kemanusiaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Setibanya di Sugapa, warga tersebut diserahkan kepada Ketua Tim Penanganan Konflik Kabupaten Intan Jaya Misael Sondegau untuk memastikan proses pendampingan dan pemulihan dapat dilanjutkan secara berkesinambungan.
Sebelumnya, situasi keamanan di Distrik Ugimba menjadi perhatian menyusul informasi mengenai aktivitas kelompok OPM Kodap VIII/Kemabu pimpinan Guspi Waker yang disebut menimbulkan keresahan masyarakat dan melakukan penyerangan terhadap aparat keamanan.
Koops TNI Habema menegaskan bahwa pelaksanaan tugas di wilayah tersebut tidak hanya diarahkan untuk menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh perlindungan dan bantuan ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan penanganan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!