Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bengkulu Targetkan 5.000 Pengunjung Perpustakaan Selama 2026

📅 Senin, 10 Agu 2026, 16:09 WIB | Oleh:
Pemkot Bengkulu Targetkan 5.000 Pengunjung Perpustakaan Selama 2026 Doc: ANTARA/Anggi Mayasari
Ket. Para pelajar saat mengunjungi perpustakaan daerah Kota Bengkulu, Senin (10/8).

KOTA BENGKULU -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu, menargetkan sebanyak 5.000 pengunjung yang mendatangi perpustakaan daerah untuk membaca buku tanpa dipungut biaya selama tahun 2026.

"Untuk minat baca di Kota Bengkulu kami menargetkan peningkatan, sebab pada tahun 2025 jumlah pengunjung ke perpustakaan daerah 3.250 dan target pada 2026 sebanyak 5.000 pengunjung," kata Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Bengkulu Mukhlis di Bengkulu, Senin.

Untuk meningkatkan minat baca masyarakat khususnya yang berkunjung ke Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Bengkulu, pihaknya melakukan sejumlah inovasi seperti mengembangkan berbagai program literasi melalui pembinaan perpustakaan sekolah, pelatihan pengelola perpustakaan, hingga kegiatan literasi yang melibatkan masyarakat.

Hal tersebut dilakukan, kata dia, untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat di Kota Bengkulu.

Inovasi tersebut, lanjutnya, diharapkan menjadi salah satu sarana yang efektif dalam membangun budaya membaca serta memperluas akses masyarakat terhadap berbagai sumber pengetahuan pada era digital.

Selain itu pihaknya meningkatkan budaya literasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi melalui layanan perpustakaan digital atau e-book bertajuk "Pustaka di Ujung Jari" yang dapat diakses masyarakat secara mudah melalui perangkat digital.

Inovasi tersebut merupakan bentuk adaptasi pemerintah terhadap perubahan pola membaca masyarakat yang kini semakin dekat dengan teknologi, dan masyarakat tidak lagi harus datang ke perpustakaan untuk membaca buku.

Saat ini perpustakaan digital tersebut telah menyediakan lebih dari 400 judul buku dari berbagai kategori, mulai dari buku pengetahuan umum, pendidikan, literatur, hingga bacaan untuk anak-anak yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat setelah melakukan pendaftaran pada aplikasi.

Perpustakaan digital tersebut, kata dia, menjadi solusi bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu untuk berkunjung ke perpustakaan.

Mukhlis berharap dengan adanya layanan tersebut dapat menjangkau lebih banyak pembaca, khususnya generasi muda yang akrab dengan penggunaan gawai atau handphone.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Pengaturan pembelian BBM di Bali

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pengaturan pembelian BBM di...

Ritual Munara Fan Nanggi di Biak

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Ritual Munara Fan Nanggi di...

Hiu paus terdampar di Bantul

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Rona
Hiu paus terdampar di Bantul
Megapolitan
Semarak Hari Kebudayaan Nas...

Edukasi bantuan hidup dasar di Palu

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Edukasi bantuan hidup dasar...
Nasional
Memperkuat penanganan karhu...

Bakti kesehatan Polri di Polres Jombang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Bakti kesehatan Polri di Po...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.