Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hati-hati, Detak Jantung Tidak Teratur Mungkin Gejala Aritmia

📅 Sabtu, 08 Mar 2025, 17:15 WIB | Oleh:

3. Supraventrikular takikardi

Supraventrikular takikardi adalah kondisi ketika jantung berdetak lebih cepat dari biasanya. Disebabkan adanya sirkuit listrik jantung yang berputar-putar di serambi jantung

4. Bradikardia

Dapat disebabkan oleh generator listrik jantung yang memacu terlalu pelan (sinus node dysfunction) atau adanya gangguan pada "kabel listrik" yang menghubungkan serambi dan bilik jantung

Gejala Aritmia

Tidak semua pasien aritmia merasakan adanya gejala yang khusus. Namun, beberapa orang yang mengalami kelainan irama jantung ini mengeluhkan gejala seperti pingsan, berdebar-debar atau deg-degan karena denyut jantung yang lebih cepat dari biasanya, pusing, kliyengan atau pandangan gelap seperti akan pingsan, cepat lelah, dan sesak napas.

Penyebab Aritmia

Aritmia terjadi karena adanya gangguan pada sistem kelistrikan jantung yang berfungsi mengatur detak jantung. Beberapa kondisi yang merupakan penyebab aritmia, meliputi penyakit degeneratif/usia, Idiopatik (sesuatu yang tidak dapat dikategorikan penyebabnya), genetik, hipertensi, gangguan struktural jantung, baik pada otot atau koroner, gangguan elektrolit.

Diagnosis Aritmia

Mengingat gejala aritmia tidak spesifik, pemeriksaan oleh dokter spesialis jantung dan pembuluh darah sangat penting dalam menegakkan diagnosis kondisi ini. Untuk menegakkan diagnosis aritmia, dokter akan menanyakan gejala yang muncul, riwayat konsumsi obat-obatan maupun suplemen, pola hidup, serta riwayat kesehatan pasien maupun keluarganya.

Screening aritmia yang paling mudah dan dapat dilakukan di rumah adalah dengan meraba nadi sendiri. Cara melakukan perabaan nadi sendiri dapat dengan mudah ditemukan di kanal informasi daring. Hal sederhana lainnya yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan smart watch.

Smart watch terbaru dapat mendeteksi adanya aritmia pada penggunanya dan memberikan notifikasi untuk melakukan perekaman listrik jantung. Alat pengukur saturasi oksigen juga dapat berperan penting dalam melihat laju nadi.

Dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik jantung, terutama mendengarkan detak jantung pasien menggunakan stetoskop. Baru kemudian dokter melakukan beberapa pemeriksaan berikut untuk menilai irama jantung pasien.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
Daerah
Pemkab Bone Tebar 10 Ribu B...
Advertisement
Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti

Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Desak dan 0,002 Detik yang Bersejarah
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.