Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program BIAS 2026 di Pekalongan Dimulai Agustus, Ribuan Siswa SD Jadi Sasaran Imunisasi.

24 Kamis, 06 Agu 2026, 12:52 WIB | Oleh:
Program BIAS 2026 di Pekalongan Dimulai Agustus, Ribuan Siswa SD Jadi Sasaran Imunisasi. Program BIAS 2026 di Pekalongan Dimulai Agustus, Ribuan Siswa SD Jadi Sasaran Imunisasi. Doc: Antara Foto
Ket. Petugas Kesehatan Kota Pekalongan sedang melakukan imunisasi pada anak di Pekalongan.

Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, menyasar 7.710 anak sekolah pada program pemberian vaksin lanjutan dari pemerintah untuk anak-anak usia sekolah dasar guna memperkuat kekebalan tubuh terhadap penyakit.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Puji Winarni di Pekalongan, Kamis, mengatakan bahwa Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) pada anak sekolah sekolah dasar tersebut akan dilakukan bertahap mulai Agustus 2026 hingga November 2026.  

"Saat ini, kami sedang melakukan pendataan dan koordinasi dengan pihak sekolah untuk menyiapkan berapa jumlah anak yang akan melakukan vaksinasi. Nantinya, pihak puskesmas akan mendatangi ke sekolah-sekolah untuk memberikan imunisasi pada siswa," katanya. 

Menurut dia, para Program BIAS, pihaknya telah menyiapkan vaksin jenis Rubella untuk mencegah penyakit campak (measles) dan Human Papillomavirus )(HPV) untuk mencegah kanker leher rahim pada perempuan.

"Imunisasi Rubella akan kami berikan pada 5.106 siswa SD kelas satu dan HPV pada 2.604 siswa SD kelas lima," katanya.

Ia yang didampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dan Pengendalian Penyakit Dhita berharap melalui Program BIAS 2026 ini, anak sekolah sebagai tunas bangsa mendapatkan kekebalan tubuh secara menyeluruh.

"Harapannya, anak-anak bebas dari penyakit campak dan pencegahan kanker leher rahim bagi anak siswi. Bagi siswi SD kelas lima bisa saja sudah mengenal perilaku seksual sehingga perlu adanya pencegahan melalui imunisasi HPV," katanya.

Hanya saja, kata dia, kegiatan imunisasi ini belum tentu sepenuhnya mendapatkan dukungan dari masing-masing orang tua siswa karena mereka khawatir dengan kondisi anaknya nanti setelah mendapatkan imunisasi.

"Memang ada (orang tua) yang welcome tetapi ada juga yang ragu karena dampak imunisasi dan kehalalan vaksin tersebut. Akan tetapi, kami optimistis Program BIAS akan berjalan lancar dan para siswa SD akan mendapatkan imunisasi menyeluruh." 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage
Ekonomi
Sebanyak 60 UMKM Ramaikan F...
Nasional
Penyaluran Bantuan Air Bers...
Megapolitan
Lapak Baca Gratis Hadir unt...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.