Pengerukan Sejumlah Kali Dilanjutkan Pemkot Jakbar Setelah Banjir Surut
📅 Kamis, 06 Mar 2025, 19:35 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Risky Syukur
JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) kembali melanjutkan pengerukan sejumlah kali, setelah banjir beberapa hari lalu di daerah itu sudah surut.
"Pengerukan udah mulai lagi Rabu (5/3). Jadi, banjir di Jakbar beberapa hari lalu itu sumbernya dari Kali Pesanggrahan, Kali Angke dan Kali Mookevart. Ketika banjir sudah surut kemarin, pengerukan kira mulai lagi," ujar Purwanti saat dihubungi di Jakarta, Kamis.
Purwanti menyebut bahwa pengerukan kali diberhentikan sementara saat terjadi banjir.
"Pengerukan diberhentikan sementara saat kali meluap. Alat-alat kita pinggirkan, takutnya hanyut kebawa banjir. Nah pas surut, kita mulai lagi," ucap Purwanti.
Adapun pengerukan kali-kali lain yang tidak meluap saat hujan tidak diberhentikan dan tetap berlanjut sampai sekarang, misalnya Kali Pedongkelan dan Kali Semongol.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kali Semongol itu sudah masuk pengerukan tahap ketiga. Kali Pedongkelan juga tetap dikeruk. Intinya yang kemarin tak meluap, pengerukan tetap jalan," ujar Purwanti.
Pihaknya menurunkan 20 unit alat berat untuk mengeruk kali-kali di wilayah setempat.
"Totalnya kalau buat pengerukan aja 20 alat berat. Kita juga ada buat pasang U-ditch, jadi totalnya 40 alat berat yang ada di Jakarta Barat," ucap Purwanti.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lebih lanjut, kata Purwanti, lumpur atau sedimen hasil pengerukan bakal dibuang ke beberapa tempat seperti Ancol, Jakarta Utara.
"Sedimen lumpurnya habis dikeruk kita angkut terus dibuang. Terus lanjut pengerukan lagi," imbuh Purwanti.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!