BI Harus Pastikan Tambahan Likuiditas Menyasar Sektor Produktif
📅 Kamis, 06 Mar 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim RedaksiDiminta pada kesempatan lain, pakar ekonomi dari Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), Surabaya, Leo Herlambang, mengatakan, langkah tersebut memang patut dilakukan Bank Indonesia dalam menjalankan salah satu fungsinya yaitu melakukan stabilisasi.
“Memang terjadi volatilitas yang luar biasa dalam dua minggu ini di market, kalau sebelumnya telah terjadi penurunan, tapi belakangan ini ada kekhawatiran tertentu sehingga semua otoritas OJK, dan bursa efek mau mengerem kebijakan baru mengenai short selling dan buyback tanpa RUPS, seperti itu salah satunya (upaya stabilisasi) kalau dalam pasar modal,” kata Leo.
Sementara dari makroprudensial, memang harus ekstra hati hati karena kurs rupiah sempat di atas 16.500, sehingga kalau tanpa stabilisasi bisa mengkhawatirkan. “Bisa-bisa lepas, sehingga memang kebijakan-kebijakan tertentu itu harus diambil oleh bank sentral yaitu Bank Indonesia, untuk melakukan stabilisasi pasar sebagai salah satu fungsi dari otoritas moneter itu,” pungkas Leo.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!