Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bapanas Pastikan Proaktif Salurkan Bantuan Pangan ke Korban Banjir Jakarta dan Bekasi

📅 Rabu, 05 Mar 2025, 14:00 WIB | Oleh:
Bapanas Pastikan Proaktif Salurkan Bantuan Pangan ke Korban Banjir Jakarta dan Bekasi Doc: antara foto
Ket. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi

JAKARTA - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi memastikan bahwa pihaknya akan proaktif dalam penyaluran bantuan pangan, khususnya beras, untuk masyarakat yang terdampak banjir di Jakarta dan Bekasi.

Saat meninjau harga pangan bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Perdagangan Budi Santoso di Pasar Johar Baru, Jakarta, Rabu (5/3), Arief menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan cadangan pangan untuk masyarakat yang terdampak bencana dan segera menyalurkannya.

"Harus secepatnya. Kita nanti yang akan proaktif, kita yang masuk. Orang sedang musibah, kita nanti yang aktif," katanya.

Arief menambahkan setiap daerah yang mengalami musibah atau bencana, termasuk banjir di Jabodetabek, secara otomatis akan mendapatkan bantuan pangan dari Bapanas.

Bantuan tersebut meliputi bahan pangan utama, terutama beras, yang akan didistribusikan kepada warga terdampak.

"Biasanya dari pemerintah daerah itu ngasih ke kita lokasi ini, ini, ini. Atau, kita yang proaktif setelah itu ada hitungannya. Setiap warga berapa kali berapa yang terdampak itu kita kirimkan bantuan pangan. Utamanya beras. Ada skemanya," jelas Arief.

Mengenai permintaan bantuan dari Pemda Bekasi dan DKI Jakarta, Arief menegaskan bahwa Bapanas akan bergerak aktif, tanpa menunggu permintaan resmi dari pemerintah daerah.

"Kalau itu nanti kita yang aktif, kita yang masuk. Orang sedang musibah masa kita minta-minta. Kita nanti yang aktif," tuturnya.

Ketika ditanya soal waktu penyaluran bantuan, Arief memastikan bahwa bantuan tidak akan ditunda lama.

"Langsung, biasanya nggak nunggu lama. Masa nunggu kering dulu, baru disalurin, nggak dong?" tegas Arief.

Pemerintah, melalui Bapanas akan bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir.

Arief juga mengungkapkan bahwa bantuan pangan yang diberikan kepada korban banjir akan difokuskan pada distribusi beras, sesuai dengan aturan yang ada.

"Bantuan untuk korban banjir itu sudah ada peraturan badannya. Nanti kita minta Bulog untuk memberikan bantuan di daerah lokasi terdampak banjir," ujar Arief.

Ia menambahkan alokasi bantuan pangan disesuaikan dengan jumlah warga yang terdampak dan lama waktu banjir berlangsung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Setop Impor Agar Petani Tebu Termotivasi Meningkatkan Produktivitas
    Sebagai praktisi di industri pengolahan pangan, saya sangat ...
  • Tak Bisa Jalan Sendiri, Industri Besar Diminta Angkat IKM dan UMKM
    Transformasi pendekatan CSR dari yang sekadar bantuan konsumtif ...
  • Kebergantungan Impor Naptha Bikin Industri RI Rawan Kena Guncangan Harga Global
    Kenaikan harga bahan baku di sektor hulu akibat ...

Dampak kemarau di Kabupaten Bekasi

4 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Dampak kemarau di Kabupaten...

Pameran filateli di Bandung

5 jam yang lalu | Wahyu AP

Rona
Pameran filateli di Bandung
Ekonomi
Aksesori lurik berbahan lim...

Festival Hungry Ghost di Medan

5 jam yang lalu | Wahyu AP

Rona
Festival Hungry Ghost di Medan
Pertamax Turbo DragFest 2026 di Yogyakarta, Saksikan Gratis Akhir Pekan Ini!

Pertamax Turbo DragFest 2026 di Yogyakarta, Saksikan Gratis Akhir Pekan Ini!

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.