Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Sulut Targetkan Inklusi Keuangan 95,11 Persen Tahun 2030

📅 Jumat, 28 Agu 2026, 07:10 WIB | Oleh:
Pemprov Sulut Targetkan Inklusi Keuangan 95,11 Persen Tahun 2030 Doc: antara foto
Ket. Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Sulut Reza Alexandro Wenas Dotulung, di Manado, Kamis (27/8).

MANADO - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) menargetkan inklusi keuangan sebesar 95,11 persen di tahun 2030.

"Kami telah menargetkan di tahun 2030 inklusi keuangan di Sulut akan mencapai 95,11 persen, sehingga diperlukan kolaborasi dan sinergi program baik pemerintah, maupun jasa keuangan," kata Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Sulut Reza Alexandro Wenas Dotulung, di Manado, Kamis (27/8).

Dia mengatakan kolaborasi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan dan jasa keuangan non-bank sangat diperlukan sehingga target inklusi di Sulut tahun 2030 bisa tercapai.

"Kami akan memfokuskan pada masyarakat perdesaan dan pesisir, kemudian pelaku UMKM potensial dan kelompok pelajar serta perempuan," kata Reza.

Strategi akselerasi dan sinergi yang akan dilakukan yakni inklusi sejak dini, implementasi masif sesuai surat edaran Gubernur tentang Program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) di seluruh sekolah dasar dan menengah hingga atas.

Kemudian, katanya, digitalisasi ekosistem, yakni perluasan program 'Pasar Siap QRIS' dan adopsi Fintech Lending resmi untuk pembiayaan cepat pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Sinergi perlindungan, katanya, juga sangat penting, yakni integrasi wajib penyaluran program bantuan sosial daerah melalui akun perbankan & BPJS resmi.

Terakhir, katanya, edukasi non-bank, yakni peningkatan kolaborasi aktif bersama Pegadaian, optimalisasi LKM Desa, dan program literasi instrumen Pasar Modal.

Kepala OJK Sulutgo Robert Sianipar mengatakan tahun ini berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang dirilis OJK dan Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, indeks literasi keuangan mencapai 69,98 persen. 

"Sementara indeks inklusi keuangan Provinsi Sulut berada di angka 94,37 persen," katanya.

Dengan angka inklusi keuangan tahun ini, katanya, pihaknya optimistis target Pemprov Sulut di tahun 2030 akan tercapai.
 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sengketa Tanah Golat Memanas, Keturunan Raja Pagi Tempuh Jalur Hukum
    Preview komentar:
    Raja Pagi Sinurat adalah anak kedua dari Raja ...
  • PLTS Didorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Hijau
    Preview komentar:
    Pembangunan PLTS dengan kapasitas 100 GWp ini tentu ...
  • Karawang Punya 9 Kawasan Industri, Warga Lokal Disiapkan Jadi Tenaga Kerja
    Preview komentar:
    Membaca ulasan positif mengenai komitmen Pak Bupati ini ...
Olahraga
Pesta 8 Gol! Ajax Tundukkan...
Olahraga
Alcaraz Berupaya Bangkit di...
Pimpinan DPR menerima audiensi AMPB

Pimpinan DPR menerima audiensi AMPB

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.