Tumbuh Positif Tahun Lalu, AAJI Optimis Nasabah Lebih Percaya Industri Asuransi di 2025
📅 Senin, 03 Mar 2025, 00:02 WIB | Oleh: Vitto BudiOptimisme AAJI terhadap prospek positif industri asuransi jiwa pada tahun ini juga didasarkan atas positifnya kinerja industri pada tahun lalu, menurut laporan keuangan yang belum diaudit (unaudited) dari 56 perusahaan asuransi jiwa di seluruh Indonesia.
Kinerja positif tersebut terlihat dari total aset industri asuransi jiwa yang disampaikan oleh Kepala Departemen Keagenan AAJI, Wianto Chen yakni sebesar 616,75 triliun rupiah pada 2024.
“Total aset industri asuransi jiwa meningkat 0,7 persen (year on year/yoy) menjadi 616,75 triliun rupiah, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan tahun sebelumnya yang hanya 0,3 persen (yoy). Sementara itu, total investasi industri mencapai 541,40 triliun rupiah, naik 0,2 persen (yoy),” katanya.
Ia mengatakan bahwa salah satu sumber pertumbuhan investasi industri asuransi jiwa adalah investasi pada Surat Berharga Negara (SBN) yang meningkat 11,9 persen yoy, dengan total kontribusi 205,03 triliun rupiah atau 37,9 persen dari total investasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Aset investasi industri asuransi jiwa lainnya adalah saham dan reksa dana, yang masing-masing berkontribusi sebesar 24,7 persen dan 12,9 persen dari total portofolio investasi.
“Industri asuransi jiwa terus memainkan peran penting dalam perekonomian nasional, salah satunya melalui peningkatan investasi di SBN, yang tidak hanya mendukung stabilitas industri tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan nasional,” ucap Wianto Chen.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!