Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Banjir Kian Tak Terduga, Klaim Asuransi Properti dan Kendaraan di Bali Tembus Rp22 Miliar

📅 Selasa, 03 Feb 2026, 19:45 WIB | Oleh:
Banjir Kian Tak Terduga, Klaim Asuransi Properti dan Kendaraan di Bali Tembus Rp22 Miliar Doc: Allianz Utama Indonesia
Ket. Ilustrasi kendaraan terjebak banjir. Cuaca ekstrem memicu banjir di wilayah yang sebelumnya dianggap aman, termasuk Bali. Allianz Utama Indonesia mencatat klaim asuransi properti dan kendaraan mencapai Rp22 miliar hingga Desember 2025.

JAKARTA – Cuaca ekstrem belakangan ini memicu banjir di sejumlah wilayah Indonesia yang selama ini tidak lekat dengan label ‘rawan banjir’. Bali, yang lebih dikenal sebagai destinasi wisata, justru mencatat dampak signifikan akibat banjir dan longsor.

Berdasarkan data Allianz Utama Indonesia, klaim yang diajukan tertanggung asuransi properti dan kendaraan di wilayah Bali per Desember 2025 diperkirakan mencapai Rp22 Miliar. Dengan Badung, Denpasar, dan Gianyar menjadi kontributor klaim terbesar, yang didominasi oleh kerusakan akibat banjir dan water damage.

Pola serupa juga terlihat di wilayah lain di Indonesia. Pada kuartal akhir 2025, hujan ekstrem juga menyebabkan banjir di sejumlah daerah, seperti Bima (Nusa Tenggara Timur), dan Kalimantan Selatan.

Kondisi ini menunjukkan pergeseran risiko banjir di Indonesia, dari risiko yang sebelumnya “terlokalisasi”, menjadi risiko yang semakin tidak terduga dan berdampak langsung pada asset masyarakat, khususnya rumah tinggal dan kendaraan pribadi.

“Yang berubah bukan hanya intensitas hujan, tapi juga pola risikonya. Ketika bencana, seperti banjir, bisa terjadi di area yang sebelumnya dianggap aman, masyarakat perlu melihat asuransi properti dan kendaraan sebagai bagian penting dari manajemen risiko, bukan sekadar perlindungan tambahan,” ungkap Direktur dan Chief Technical Officer Allianz Utama Indonesia, Ignatius Hendrawan dalam keterangannya pada hari Senin (2/2).

Perubahan pola risiko banjir ini menggeser cara pandang terhadap perlindungan aset. Asuransi properti dan kendaraan kini tidak lagi relevan diposisikan sebagai opsi tambahan, melainkan bagian penting dari manajemen risiko, dengan beberapa pertimbangan utama sebagai berikut:

Pertama banjir semakin sulit diprediksi lokasinya, sehingga aset di luar wilayah langganan banjirpun berpotensi terdampak. Kedua rumah dan kendaraan merupakan aset bernilai tinggi, dengan biaya perbaikan yang dapat menjadi beban finansial signifikan ketika terjadi kerusakan akibat banjir.

Ketiga kerugian akibat banjir sering kali terjadi secara tiba-tiba, tanpa memberi ruang bagi kesiapan finansial jika tidak dilindungi sejak awal. Keempat perlindungan asuransi membantu mengalihkan risiko finansial, sehingga dampak banjir tidak sepenuhnya harus ditanggung oleh pemilik aset.

Di tengah pola cuaca yang semakin sulit diprediksi, pendekatan terhadap perlindungan asset pun perlu berubah. Banjir tidak lagi bisa dilihat sebagai risiko musiman di wilayah tertentu, melainkan risiko yang dapat terjadi kapan saja dan berdampak langsung pada rumah serta kendaraan. Dalam situasi ini, asuransi menjadi bagian penting dari kesiapan finansial untuk mengelola risiko yang semakin kompleks.

“Perlindungan bukan tentang seberapa mungkin risiko terjadi kepada diri kita, tetapi tentang bagaimana kesiapan kita ketika risiko itu datang. Perubahan kesadaran ini yang selalu kami upayakan melalui berbagai inisiatif sebagai bentuk komitmen Allianz Utama dalam memberikan kenyamanan dan rasa tenang bagi nasabah dan masyarakat,” papar Hendrawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.