Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wakil Wali Kota Bandung: Pelajar Harus Berkarakter dan Inovatif

📅 Rabu, 22 Jul 2026, 13:55 WIB | Oleh:
Wakil Wali Kota Bandung: Pelajar Harus Berkarakter dan Inovatif Doc: Humas Kota Bandung
Ket. Wakil Wali Kota Bandung, Erwin

BANDUNG - Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, mengatakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bukan sekadar kegiatan orientasi bagi peserta didik baru, melainkan titik awal untuk membangun karakter dan menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.

Hal tersebut disampaikannya saat menutup kegiatan MPLS murid baru kelas X Tahun Pelajaran 2026/2027 di GOR Laga Satria Sport Jabar Arcamanik, Selasa (21/7).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Erwin mengajak seluruh peserta didik baru untuk memanfaatkan masa sekolah sebagai proses pembentukan diri agar mampu menjadi pemimpin, pengusaha, ilmuwan, dokter, maupun profesi lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Pemuda-pemudi hari ini adalah calon pemimpin di masa depan. Kalau kalian ingin menjadi pemimpin, menjadi pengusaha, menjadi ilmuwan, atau menjadi dokter di masa depan, kalian harus menjadi generasi yang sesuai dengan zamannya. Generasi yang inovatif, generasi yang siap menghadapi perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau AI," ujar Wakil Wali Kota Erwin.

Ia mengatakan, MPLS merupakan awal perjalanan para siswa dalam menempuh pendidikan di jenjang SMA. Karena itu, seluruh peserta didik diminta menjalani proses belajar dengan penuh kesungguhan agar mampu meraih cita-cita sekaligus membanggakan kedua orang tua.

"MPLS saat ini bukan akhir, tetapi awal kalian melangkah menuju masa depan. Perlu keseriusan agar kalian bisa menjadi kebanggaan keluarga dan memberikan manfaat bagi bangsa," kata dia.

Untuk mencapai kesuksesan tersebut, Wakil Wali Kota Erwin membagikan konsep lima kesadaran yang menurutnya harus dimiliki setiap pelajar.

Kesadaran pertama adalah kesadaran beragama (al wa'yu addini) sebagai pondasi utama dalam membangun karakter. Ia menilai pendidikan spiritual harus menjadi perhatian bersama, baik oleh sekolah maupun keluarga.

Wakil Wali Kota Erwin juga meminta para guru untuk terus membiasakan peserta didik menjalankan ibadah sebagai bagian dari pembentukan karakter.

"Kalau pondasi agamanya kuat, insyaallah aspek kehidupan lainnya juga akan ikut kuat," tutur dia.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kesadaran untuk terus menuntut ilmu, membangun pergaulan yang positif, serta aktif dalam organisasi.

Menurut dia, pelajar tidak boleh hanya menghabiskan waktu dengan belajar di kelas, tetapi juga harus mampu berinteraksi dengan teman, mengikuti berbagai kegiatan sekolah, serta membangun kemampuan bekerja sama.

"Jangan hanya menjadi kutu buku. Bergaullah di sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Dari situ kalian belajar komunikasi, kerja sama, dan menghargai orang lain," ujar dia.

Wakil Wali Kota Erwin juga mendorong para siswa untuk aktif mengikuti organisasi, baik Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) maupun organisasi kepemudaan di lingkungan tempat tinggal. Ia meyakini organisasi menjadi tempat terbaik untuk membentuk jiwa kepemimpinan sejak dini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI dan PT INKA Integras...
Nanik S Deyang Mundur, Wamentan Sudaryono Siap Emban Amanah sebagai Kepala BGN

Nanik S Deyang Mundur, Wamentan Sudaryono Siap Emban Amanah sebagai Kepala BGN

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.