Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tanggapi Rencana Reaktivasi Bandara Husein, Pedagang di Pasar Baru Bersiap Sambut Wisatawan Mancanegara

📅 Rabu, 22 Jul 2026, 14:10 WIB | Oleh:
Tanggapi Rencana Reaktivasi Bandara Husein, Pedagang di Pasar Baru Bersiap Sambut Wisatawan Mancanegara Doc: Humas Kota Bandung  

BANDUNG - Rencana reaktivasi Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung disambut penuh optimisme oleh para pedagang dan pelaku usaha di Pasar Baru Bandung. Mereka meyakini kembali beroperasinya bandara akan menjadi momentum kebangkitan sektor perdagangan, pariwisata hingga ekonomi Kota Bandung yang sempat terdampak sejak penerbangan dipindahkan ke Bandara Kertajati.

Ketua Himpunan Pedagang Pasar Baru Bandung (HP2B), Iwan Suhermawa, mengatakan pembukaan kembali Bandara Husein merupakan kabar yang telah lama dinantikan para pedagang. Menurut dia, keberadaan bandara menjadi salah satu pintu masuk utama wisatawan khususnya dari Malaysia, Singapura dan Brunei yang selama ini dikenal memiliki daya beli tinggi.

Alhamdulillah perjuangan ini akhirnya membuahkan hasil. Kami mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Bandung yang telah mendorong reaktivasi Bandara Husein dan Presiden Prabowo yang telah memutuskan untuk mereaktivasi Bandara Husein. Ini menjadi harapan baru bagi kebangkitan ekonomi Bandung,” kata Iwan di Pasar Baru Bandung, Selasa (21/7).

Ia mengungkapkan, sebelum Bandara Husein ditutup sekitar 30 persen wisatawan yang datang ke Bandung melalui jalur udara masuk melalui bandara tersebut. Kehadiran mereka tidak hanya menggerakkan roda ekonomi Pasar Baru tetapi juga berbagai sektor usaha lain di Kota Bandung dan Jawa Barat.

Menurut dia, Pasar Baru telah lama menjadi destinasi utama wisatawan Malaysia yang datang ke Bandung. Bahkan, banyak di antaranya sengaja terbang ke Bandung dengan tujuan utama berbelanja di Pasar Baru.

“Orang Malaysia itu datang ke Bandung karena Pasar Baru. Mereka mencari busana muslim, mukena, batik hingga berbagai cendera mata. Potensi belanjanya sangat besar,” ujar dia.

Meski Bandara Husein sempat ditutup, wisatawan mancanegara tetap datang melalui Jakarta. Namun, jumlahnya menurun drastis karena perjalanan menjadi lebih panjang dan kurang praktis.

Menyambut reaktivasi bandara, Himpunan Pedagang Pasar Baru mulai mempersiapkan berbagai langkah. Mulai dari meningkatkan pelayanan kepada pengunjung, memperkuat keamanan dan ketertiban hingga memastikan pedagang menyediakan produk yang berkualitas, mengikuti tren serta memiliki harga yang kompetitif.

“Kami ingin wisatawan datang merasa nyaman dan puas. Ketika kembali ke negaranya, mereka akan menceritakan pengalaman positif berbelanja di Pasar Baru sehingga semakin banyak yang datang ke Bandung,” kata dia.

Selain pembenahan di dalam kawasan Pasar Baru, Iwan juga berharap Pemerintah Kota Bandung dapat memperkuat pengelolaan kawasan perdagangan melalui konsep penataan khusus kawasan ekonomi Pasar Baru.

“Kalau Pasar Baru ramai dampaknya bukan hanya ke pedagang di sini tetapi juga ke sentra-sentra produksi di Jawa Barat seperti bordir, busana muslim, konveksi, tas hingga sepatu. Efek ekonominya sangat besar,” ungkap dia.

Hal serupa disampaikan Alfetra, pedagang suvenir di Pasar Baru. Ia mengaku merasakan langsung penurunan jumlah wisatawan asing sejak Bandara Husein berhenti beroperasi.

“Dulu luar biasa ramainya. Wisatawan dari Malaysia, Singapura dan Brunei datang setiap hari. Setelah bandara ditutup, kunjungan langsung turun karena mereka lebih memilih terbang ke Jakarta,” ujar dia.

Meski demikian, Alfetra tetap berinovasi dengan menghadirkan produk-produk kreatif yang tidak mudah ditemukan secara daring. Salah satunya suvenir dan perlengkapan pernikahan yang banyak diminati konsumen asal Malaysia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Wamentan Ajak Pengusaha Tan...
Ekonomi
Logistik KAI Services Siap ...
Daerah
Mentan: Pemerintah Priorita...
Nasional
PT KAI dan PT INKA Integras...
Nanik S Deyang Mundur, Wamentan Sudaryono Siap Emban Amanah sebagai Kepala BGN

Nanik S Deyang Mundur, Wamentan Sudaryono Siap Emban Amanah sebagai Kepala BGN

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.