Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS dan Rusia akan Bertemu untuk Membahas Perdamaian di Ukraina

📅 Senin, 17 Feb 2025, 23:55 WIB | Oleh:
AS dan Rusia akan Bertemu untuk Membahas Perdamaian di Ukraina Doc: Istimewa
Ket. Pertemuan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

ISTANBUL - Pejabat senior pemerintah Amerika Serikat (AS), pada Sabtu (15/2), dilaporkan akan bertemu dengan para pejabat Rusia untuk membahas perdamaian Ukraina. Dikutip dari Antara, mereka yang akan mewakili AS diantaranya Penasihat Keamanan Nasional AS,  Mike Waltz, Menteri Luar Negeri, Marco Rubio, dan Utusan Khusus Timur Tengah, Steve Witkoff, akan menuju Arab Saudi untuk bertemu pejabat senior Rusia. "Pertemuan akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan," kata sebuah sumber. Sebelumnya pada Rabu, Presiden AS, Donald Trump, mengatakan setuju untuk segera memulai perundingan yang mengakhiri perang selama tiga tahun di Ukraina, usai berbicara dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.Trump juga membahas hal tersebut dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy.Tuntutan UESementara itu, para pemimpin Eropa menuntut agar dilibatkan dalam segala bentuk perundingan apa pun mengenai masa depan Ukraina.Namun utusan Khusus Trump untuk Rusia dan Ukraina, Keith Kellogg, menyatakan Eropa kemungkinan tidak akan dilibatkan dalam pembahasan tersebut.Para menteri luar negeri Eropa yang hadir dalam Konferensi Keamanan Munich, Sabtu (15/2), menegaskan, perdamaian di Ukraina dan kawasan sekitarnya tidak dapat dicapai tanpa upaya yang dipimpin oleh Eropa.

Para pemimpin Eropa tersebut memperingatkan agar tidak ada tekanan eksternal yang mengabaikan kepentingan strategis benua tersebut.

"Tidak akan ada perdamaian yang langgeng jika bukan perdamaian yang disetujui oleh Eropa," kata Menteri Luar Negeri Jerman, Annalena Baerbock, menggarisbawahi peran penting Eropa dalam menjaga keamanan dan stabilitas regional.

Baerbock menggambarkan situasi saat ini sebagai "momen eksistensial," di mana Eropa harus bersatu dan menunjukkan kekuatannya dalam menghadapi ancaman eksternal.

"Musuh terbesar kita saat ini adalah Rusia di bawah kepemimpinan Putin karena dia telah menyatakan perang terhadap perdamaian dan demokrasi Eropa," katanya.

Menurutnya, perang Rusia di Ukraina bukan hanya ancaman bagi satu negara, tetapi bagi seluruh benua serta aliansinya.

"Putin telah menyatakan dengan jelas... ini bukan hanya perang terhadap Ukraina. Ini adalah perang terhadap NATO, terhadap Eropa, terhadap Amerika dan terhadap dunia bebas," tambahnya.

Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot menyuarakan sentimen tersebut, dengan mengatakan," Eropa adalah benua yang telah berhasil menahan invasi skala penuh Rusia."

Ia menambahkan bahwa perang ini justru semakin memperkuat persatuan Eropa, dengan negara-negara mulai meningkatkan anggaran pertahanan guna menjamin keamanan jangka panjang.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Polandia,  Radoslaw Sikorski, mengklaim bahwa Rusia tetap menjadi ancaman berkelanjutan bagi demokrasi dan stabilitas Eropa.

"Di Polandia, kami tidak meragukan bahwa ancaman terhadap Eropa, terhadap demokrasi liberal, terhadap kesopanan, berasal dari Rusia di bawah Putin," tambahnya.

Dia mengatakan, pemerintahnya telah meningkatkan anggaran pertahanan menjadi 4,7 persen dari PDB karena urgensi situasi.

Cepat atau lambat, Eropa akan terlibat di Ukraina

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.