Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

2.056 Wisatawan Ajukan 'Refund' Usai Bromo Ditutup Total akibat Kebakaran

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 13:27 WIB | Oleh:
2.056 Wisatawan Ajukan 'Refund' Usai Bromo Ditutup Total akibat Kebakaran Doc: antara foto
Ket. Kawasan Bromo ditutup total akibat kebakaran.

MALANG - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mencatat sebanyak 2.056 wisatawan telah mengajukan refund atau pengembalian biaya pembelian tiket kunjungan Gunung Bromo pascapenutupan total imbas meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Pranata Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Endrip Wahyutama di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (12/8), menyampaikan ribuan wisatawan yang melakukan pengajuan pengembalian biaya pembelian tiket, terdiri dari 1.944 wisatawan nusantara serta 112 orang lainnya merupakan wisatawan mancanegara, terhitung sejak Minggu (9/8) sampai Rabu (12/8).

"Jumlah wisatawan yang sudah melakukan refund untuk wisatawan Warga Negara Indonesia atau WNI 1.944 orang dan 112 warga negara asing," kata Endrip.

Selain refund, sebanyak 32 wisatawan nusantara tercatat mengajukan reschedule atau penjadwalan ulang kunjungan ke Gunung Bromo. Sedangkan, wisatawan mancanegara tidak ada yang melakukan proses tersebut.

Secara keseluruhan, jumlah wisatawan yang akan berkunjung ke kawasan Gunung Bromo pada periode 9-15 Agustus mencapai 3.062 orang, dengan rincian 2.671 wisatawan nusantara dan 391 wisatawan mancanegara.

Endrip menyampaikan, untuk wisatawan yang belum mengajukan pengembalian biaya tiket kunjungan tercatat sebanyak 974 orang.

"Kalau wisatawan nusantaranya yang belum mengajukan untuk refund 695 orang, sedangkan wisatawan mancanegara 279 orang," ujar dia.

Proses refund biaya pembelian tiket maupun reschedule kunjungan dilakukan dengan mengisi formulir yang tertera di lama https://bit.ly/form-refund-reschedule-karhutla-bromo.

Balai Besar TNBTS memberlakukan penutupan total seluruh pintu masuk kawasan Gunung Bromo, yakni Cemorolawang di Kabupaten Probolinggo, Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta Senduro di Kabupaten Lumajang pada Sabtu (8/8), pukul 22.00 WIB.

Sebab, saat itu kebakaran yang melanda kawasan Gunung Bromo meluas hingga menyeberangi Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT) dari arah Bukit Jantur dan membakar area savana.

Langkah yang diambil sebagai bentuk tindak lanjut dari perkembangan situasi di lapangan demi mengefektifkan upaya pemadaman, sekaligus mempertimbangkan keamanan serta keselamatan pengunjung kawasan wisata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.