Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terdampak Kekeringan, BPBD Temanggung Rutin Salurkan Air Bersih bagi 6.523 Jiwa

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 12:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terdampak Kekeringan, BPBD Temanggung Rutin Salurkan Air Bersih bagi 6.523 Jiwa Doc: ANTARA
Ket. BPBD Kabupaten Temanggung salurkan bantuan air ke warga yang mengalami kekurangan air bersih di musim kemarau.

TEMANGGUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, rutin menyalurkan bantuan air bersih bagi 6.523 jiwa di 19 wilayah terdampak kekeringan pada musim kemarau saat ini.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung Totok Nursetyanto di Temanggung, Rabu (12/8), menyampaikan BPBD telah menyalurkan 195 ribu liter air bersih dan terus memantau sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air bersih.

Sejumlah desa yang mendapatkan bantuan air bersih tersebut, antara lain Desa Ngadisepi Kecamatan Gemawang, Desa Jumo Kecamatan Jumo, Desa Kaloran Kecamatan Kaloran, Desa Gentan Kecamatan Kranggan, dan Desa Ngipik di Kecamatan Pringsurat.

Ia menyampaikan, setiap hari BPBD Kabupaten Temanggung rutin menyalurkan 20 ribu liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga di empat titik, masing-masing lokasi mendapatkan bantuan 5.000 liter air bersih.

Berdasarkan informasi cuaca, katanya, dari Badan Meteorologi Klimatogi dan Geofisikan, sejumlah wilayah diperkirakan mulai mengalami hujan pada Oktober mendatang, termasuk di jawa Tengah.

Namun untuk wilayah Temanggung, katanya hujan diperkirakan mulai terjadi pada November mendatang.

"Dari BMKG memang, semoga betul. Harapannya kami memang Oktober itu yang terakhir kami Zoom di Polres Temanggung itu disampaikan untuk cuaca ekstrem itu di Oktober dan mulai beberapa wilayah hujan, Jawa Tengah itu Oktober sudah mulai dan Temanggung November itu trip dari BMKG."

Ia mengatakan, penyaluran air bersih akan terus dilakukan secara rutin, selama masyarakat masih membutuhkan bantuan.

Di sisi lain, katanya BPBD juga terus memantau kondisi di sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air bersih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.