Isu Tarif Trump Lemahkan Rupiah
📅 Senin, 03 Feb 2025, 14:43 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: aloy
JAKARTA - Analis Bank Woori Saudara Rully Nova memperkirakan nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah karena penerapan kebijakan tarif oleh Pemerintah AS.
Rupiah hari ini diperkirakan diperdagangkan melemah di kisaran 16.300 - 16.400 per dollar AS. “Ini dipengaruhi peningkatan indeks dollar dan yield obligasi Pemerintah AS akibat kebijakan tarif pemerintah Trump," ujar Rully Nova kepada ANTARA di Jakarta, Senin.
Presiden AS Donald Trump telah menandatangani Perintah Eksekutif penerapan tarif 25 persen atas barang-barang impor dari Kanada, Meksiko, sementara Tiongkok 10 persen.
Menurut Perintah Eksekutif terpisah dari pemimpin Amerika itu, tarif akan berlaku untuk barang-barang dari Kanada yang tiba untuk dikonsumsi dan digunakan mulai pukul 12.01 pagi waktu timur (12.01 WIB) pada 4 Februari.
Namun, jika barang dimuat ke kapal di pelabuhan atau sedang dalam perjalanan dengan moda transportasi terakhir dan belum memasuki AS sebelum 1 Februari pada pukul 12.01 pagi waktu timur, maka barang tersebut tidak akan dikenakan tarif tambahan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Trump mengatakan Tiongkok, Kanada dan Meksiko tidak dapat berbuat apa pun saat ini untuk mencegah penerapan bea oleh Washington.
Presiden AS itu mencatat bahwa Kanada bertanggung jawab atas meningkatnya penyelundupan narkoba yang signifikan ke AS. Dia juga menuduh narkoba masuk melalui Meksiko,. Sedangkan Tiongkok dituduh memproduksi barang haram tersebut.
"Kebijakan Trump dapat berdampak pada proyeksi inflasi AS menjadi tinggi akibat inflasi barang impor, sehingga ruang penurunan suku bunga The Fed menjadi sempit," ucap Rully.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!