Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Sebut Aktivitas Sesar Sebabkan Gempa Bumi Empat Kali di Kolaka Timur

📅 Sabtu, 25 Jan 2025, 00:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Sebut Aktivitas Sesar Sebabkan Gempa Bumi Empat Kali di Kolaka Timur Doc: ANTARA/HO-BMKG Kendari
Ket. Peta titik gempa bumi.

Kendari - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kendari menyebut bahwa aktivitas sesar menyebabkan terjadinya gempa bumi sebanyak empat kali di wilayah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Stasiun Geofisika Kendari Rudin saat dihubungi di Kendari, Jumat malam, mengatakan bahwa gempa bumi pertama tersebut terjadi sekitar pukul 21:37 WITA dengan berkekuatan 4,9 magnitudo dan gempa bumi susulan terjadi pada pukul 21.56 WITA dengan kekuatan 3,2 magnitude.

"Kemudian gempa bumi susulan kembali terjadi pada pukul 21:58 WITA dan gempa bumi ke empat terjadi pada pukul 22:14 WITA dengan kekuatan 2,6 magnitudo," kata Rudin.

Dia menyebutkan bahwa episenter gempa bumi tersebut terletak pada koordinat 4.06 Lintang Selatan (LS), 1.21.81 Bujur Timur (BT).

"Atau tepatnya berlokasi di darat pada Jarak 4,8 kilometer arah tenggara Lalolae pada kedalaman 10 kilometer," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dampak dari gempa bumi tersebut dengan guncangan yang dilaporkan dirasakan di Kabupaten Kolaka Timur, Kolaka, Kolaka Utara, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Kota Kendari, hingga di Kabupaten Bombana.

"Getaran dirasakan nyata dalam rumah terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu," jelas Rudin.

Hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan dari dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami," ucapnya.

Rudin mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, serta agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," tambah Rudin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival
Ekonomi
Mendag Busan ke India, Perj...
Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC Whoosh, Target Rampung September 2026

Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC Whoosh, Target Rampung September 2026

06 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 6
Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026
📅 Kamis, 06-Agu-2026
# 6
Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026
📅 Kamis, 06-Agu-2026
Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.