Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KKP Gas Kejar Kredit Karbon! Latih SDM Validasi Karbon Biru Biar RI Nggak Kalah Saing

📅 Kamis, 25 Jun 2026, 16:30 WIB | Oleh: Tim Redaksi
KKP Gas Kejar Kredit Karbon! Latih SDM Validasi Karbon Biru Biar RI Nggak Kalah Saing Doc: istimewa
Ket. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berupaya menjaga kredibilitas pengelolaan ekosistem karbon biru Indonesia sebagai solusi masalah iklim

JAKARTA– Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berupaya menjaga kredibilitas pengelolaan ekosistem karbon biru Indonesia sebagai solusi masalah iklim. Salah satunya dengan memperkuat kapasitas SDM yang menangani ekosistem karbon biru, melalui pelatihan aksi iklim yang digelar bersama Climateworks Centre–Monash University, dan Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB University.

Pelatihan yang dimaksud membahas validasi dan verifikasi proyek mitigasi perubahan Iklim dari ekosistem karbon biru, yang berlangsung di Bogor, pada 17–19 Juni 2026. Validasi dan verifikasi merupakan elemen kunci untuk memastikan aksi mitigasi perubahan iklim berbasis ekosistem pesisir memiliki kredibilitas di tingkat nasional maupun global.

“Proses validasi dan verifikasi yang independen, jujur, dan transparan merupakan prasyarat untuk menjaga integritas lingkungan sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap kredit karbon yang dihasilkan. Dengan dukungan Sistem Registri Nasional, potensi karbon biru Indonesia akan semakin diakui di tingkat global,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan, Miftahul Huda di Jakarta, Kamis (25/6).

Peserta pelatihan, sambung Huda, berasal dari perwakilan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, serta akademisi yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan dasar pelaporan gas rumah kaca dari ekosistem karbon biru. Pelatihan ini juga akan memperkuat kompetensi teknis peserta dalam proses Monitoring, Reporting, and Verification (MRV), serta penilaian dokumen pendukung seperti Project Design Document (PDD) dan Dokumen Rencana Aksi Mitigasi (DRAM).

Selain aspek teknis, keberlanjutan proyek karbon biru juga sangat ditentukan oleh tata kelola yang baik serta keterlibatan masyarakat pesisir sebagai aktor utama dalam menjaga ekosistem. 

“Kita membutuhkan lebih banyak tenaga profesional yang mampu menyusun, menilai, memverifikasi, dan mengawasi proyek-proyek karbon biru yang berkualitas tinggi,” ujar Country Lead Climateworks Centre Indonesia, Jannata Giwangkara.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara, berharap pelatihan ini melahirkan lebih banyak tenaga profesional yang mampu mengawal pengembangan proyek karbon biru berkualitas tinggi. Besarnya potensi ekosistem karbon biru nasional menjadi salah satu keunggulan Indonesia dalam mendukung agenda iklim global. 

“Karena itu, seluruh proses pengelolaannya harus dilakukan secara profesional, berbasis sains, dan memenuhi standar internasional agar manfaat ekologis dan ekonomi dapat dirasakan secara optimal, termasuk oleh masyarakat pesisir,” ujarnya.

Upaya ini sejalan dengan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono yang menempatkan ekonomi biru sebagai arah utama pembangunan kelautan dan perikanan nasional. Melalui pengelolaan ekosistem pesisir yang berkelanjutan, penguatan tata kelola berbasis sains, serta peningkatan kapasitas SDM, KKP terus mendorong kontribusi sektor kelautan dalam pencapaian target iklim nasional sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
BKKBN Percepat Penanganan K...
Ekonomi
KKP Jaga Kredibilitas Penge...
Sebanyak 34.000 Bungkus Nasi Dibagikan dalam Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

Sebanyak 34.000 Bungkus Nasi Dibagikan dalam Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

25 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 2
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
# 2
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.