Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PM Jepang Minta AS Jelaskan Masalah Keamanan Nasional dalam Kesepakatan Baja

📅 Senin, 06 Jan 2025, 14:36 WIB | Oleh:
PM Jepang Minta AS Jelaskan Masalah Keamanan Nasional dalam Kesepakatan Baja Doc: japan.go.jp
Ket. Pada tanggal 1 Oktober 2024, Ishiba Shigeru mengadakan konferensi pers pertamanya sebagai Perdana Menteri Jepang.

TOKYO - Perdana Menteri Jepang pada hari Senin (6/1) meminta kejelasan tentang mengapa Presiden AS Joe Biden memblokir kesepakatan senilai $14,9 miliar bagi Nippon Steel untuk membeli US Steel. Ia memperingatkan keputusan itu dapat memukul investasi.

Pengumuman Biden minggu lalu mengutip kebutuhan strategis untuk melindungi industri dalam negeri, sebuah langkah yang menuai kritik tajam dari kedua perusahaan dan Tokyo.

"Mereka harus mampu menjelaskan dengan jelas mengapa ada masalah keamanan nasional, atau diskusi lebih lanjut mengenai masalah ini tidak akan berhasil," kata PM Shigeru Ishiba kepada wartawan.

Panel pemerintah AS bulan lalu gagal mencapai konsensus mengenai apakah akuisisi tersebut mengancam keamanan nasional, mengalihkan keputusan ke Biden di hari-hari terakhir masa jabatan kepresidenannya.

Ishiba mengatakan keputusan Biden memicu kekhawatiran atas investasi Jepang di masa depan di ekonomi terbesar di dunia itu.

"Sayangnya benar adanya bahwa ada kekhawatiran yang berkembang dalam dunia industri Jepang mengenai investasi Jepang-AS di masa mendatang," katanya.

"Itu adalah sesuatu yang harus kita tanggapi dengan serius," katanya.

Jepang dan Amerika Serikat merupakan investor asing utama satu sama lain.

"Tidaklah pantas bagi pemerintah Jepang untuk mengomentari pengelolaan perusahaan perorangan yang tengah ditinjau berdasarkan hukum domestik AS, jadi kami akan menahan diri untuk tidak berkomentar, tetapi kami akan dengan tegas meminta pemerintah AS untuk mengambil langkah-langkah guna menghilangkan kekhawatiran ini," kata Ishiba.

Tindakan Berani

Keputusan Biden, kurang dari tiga minggu sebelum ia lengser, menyusul pertikaian panjang atas tuntutan politik, ekonomi, dan perdagangan dalam negeri yang saling bersaing.

Presiden yang menjadikan pembangunan kembali basis manufaktur AS sebagai tujuan utama pemerintahannya itu telah mengkritik kesepakatan tersebut selama berbulan-bulan, sambil menunda langkah yang dapat merusak hubungan dengan Tokyo.

"Akuisisi ini akan menempatkan salah satu produsen baja terbesar Amerika di bawah kendali asing dan menimbulkan risiko bagi keamanan nasional dan rantai pasokan penting kita," kata Biden dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat.

"Itulah sebabnya saya mengambil tindakan untuk memblokir kesepakatan ini."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Pelatih Timnas Indonesia Jo...

Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan

19 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Luar Negeri
Inggris Hadapi Ancaman Rese...
Nasional
RI Butuh Lebih Banyak Wirau...

Anugerah Jurnalistik KWP 2026

29 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Anugerah Jurnalistik KWP 2026

Perwakilan ICRC Temui Aung San Suu Kyi

34 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Perwakilan ICRC Temui Aung ...
Olahraga
Kabar Gembira, Reno Salampe...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.