PM Jepang Minta AS Jelaskan Masalah Keamanan Nasional dalam Kesepakatan Baja
📅 Senin, 06 Jan 2025, 14:36 WIB | Oleh: Lili LestariSerikat pekerja United Steelworkers dengan cepat menyambut pengumuman tersebut, menggambarkannya sebagai "tindakan berani untuk mempertahankan industri baja dalam negeri yang kuat".
Namun Nippon Steel dan US Steel mengatakan hasil tersebut mencerminkan "pelanggaran yang jelas terhadap proses hukum dan hukum".
Nippon Steel telah menggembar-gemborkan pengambilalihan tersebut sebagai jalur penyelamat bagi perusahaan AS yang telah lama melewati masa kejayaannya, namun para penentang memperingatkan bahwa pemilik Jepang akan memangkas jumlah karyawan.
Keputusan untuk memblokir kesepakatan itu mendapat persetujuan bipartisan yang langka di Washington.
Sebaiknya Anda baca juga:
Presiden terpilih dari Partai Republik Donald Trump dan wakil presiden terpilih JD Vance juga berkampanye menentang penjualan tersebut.
Menteri Perindustrian Jepang Yoji Muto menggambarkan keputusan Biden sebagai "tidak dapat dipahami".
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!