Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Sekadar Lepas Tukik! Polres Anambas Punya Misi Besar Jaga Laut

5 Jumat, 25 Sep 2026, 00:10 WIB | Oleh:
Bukan Sekadar Lepas Tukik! Polres Anambas Punya Misi Besar Jaga Laut Bukan Sekadar Lepas Tukik! Polres Anambas Punya Misi Besar Jaga Laut Doc: Antara foto/HO-Polres Kepulauan Anambas
Ket. Pelepasan tukik ke laut dari Pantai Pulau Pahat, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau pada Kamis (24/9).

NATUNA - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Anambas, Polda Kepulauan Anambas melepasliarkan sebanyak 220 tukik ke laut, untuk menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.   

Kapolres Kepulauan Anambas AKBP Misbachul Munir dikonfirmasi dari Bintan, Kamis, mengatakan pelepasliaran tukik tersebut juga merupakan bagian dari upaya menjaga keberlangsungan populasi penyu. Kegiatan dilakukan bersama Bhayangkari Cabang Kepulauan Anambas pada Kamis pagi di wilayah Pulau Pahat. 

"Menjaga alam bukan hanya tentang apa yang kita lakukan hari ini, tetapi bagaimana kita memastikan lingkungan tetap terjaga untuk anak cucu kita," ucapnya.

Selain pelepasliaran tukik, kegiatan konservasi tersebut juga diisi dengan penanaman 25 pohon ketapang dan aksi bersih pantai yang menghasilkan 5,3 kilogram sampah. Misbachul mengajak masyarakat ikut menjaga kelestarian penyu dengan tidak mengambil telur maupun mengonsumsi daging penyu.

"Jangan mengambil telur penyu ataupun mengonsumsi dagingnya. Jika melihat adanya penyu atau telur penyu yang diambil, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani sesuai ketentuan," ujar dia.

Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Anambas, Dama Munir mengatakan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mencontohkan, kepedulian tersebut dapat diwujudkan dengan menjaga kebersihan pantai, tidak membuang sampah sembarangan, serta ikut menjaga kelestarian kawasan pesisir. Hal-hal sederhana tersebut, kata dia, dapat memberikan dampak positif terhadap kebersihan dan keberlangsungan ekosistem lingkungan.

Menurutnya, keberadaan satwa merupakan bagian penting dari ekosistem yang harus dijaga bersama, sehingga masyarakat diharapkan dapat turut menciptakan lingkungan yang aman dan lestari bagi manusia maupun satwa.

"Kita harap masyarakat tidak mengganggu satwa yang berada di habitatnya," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.