Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemensos Akan Perkuat Program Pemberdayaan Sosial Lewat Peningkatan Usaha

📅 Jumat, 27 Des 2024, 01:30 WIB | Oleh:
Kemensos Akan Perkuat Program Pemberdayaan Sosial Lewat Peningkatan Usaha Doc: istimewa
Ket. Menteri Sosial Saifullah Yusuf

JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) akan memperkuat program pemberdayaan atau social empowering. Mensos, Saifullah Yusuf, menilai, pendekatan program yang dimiliki Pemerintah pada dua dekade terakhir lebih condong ke pemenuhan jaring pengaman sosial atau social protection.

“Yakinkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kalau nanti tidak lagi mendapat bantuan sosial, maka bisa mencari bantuan pemberdayaan untuk peningkatan usaha/ekonomi,” ucap Gus Ipul, dalam keterangan resminya, Kamis (26/12).

Dia mengapresiasi kinerja para pilar sosial yang telah bekerja melayani pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS). Menurutnya, semangat melayani masyarakat yang sudah ada di dalam diri setiap pilar sosial harus terus dirawat.“Saya melihat banyak kinerja baik, tapi kita bisa membuatnya lebih baik lagi ke depannya,” jelasnya.

Satu Data

Mensos mengungkapkan, para pilar sosial itulah nantinya menjadi ujung tombak Kemensos dalam menyukseskan penyelenggaraan satu data nasional tersebut. Nantinya, data tunggal itu akan menjadi acuan dalam pemberian layanan penyelenggaraan kesejahteraan sosial oleh seluruh kementerian/lembaga (K/L) terkait.

Sebaiknya Anda baca juga:

Dia menuturkan, dengan lahirnya satu data sosial-ekonomi nasional itu juga akan membawa perubahan baru dalam target kerja Kemensos ke depannya. Termasuk dalam upaya menggeser para penerima bantuan sosial Kemensos menjadi penerima program pemberdayaan sosial.

“Tugas kalian itu setelah mendampingi di sini (program perlindungan sosial), di geser ke sana (pemberdayaan sosial). Jadi setelah graduasi dari penerima PKH/bansos, didorong untuk bergeser ke program pemberdayaan,” terangnya.

Gus Ipul menyebut, Presiden memerintahkan kepada K/L yang memiliki data untuk dipadankan dan dikonsolidasikan menjadi data tunggal. Dalam mewujudkan pergeseran penerima program yang bersifat memberdayakan itu, dia meminta para pilar sosial, khususnya pendamping PKH untuk menentukan target kerja agar dapat terukur.

“Kita harus punya target dalam pencapaian tersebut, satu pendamping graduasi sepuluh KPM (Keluarga Penerima Manfaat) per tahun,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Warga Rusunawa Desak Pengusiran Dihentikan

1 jam lalu | Paundra Zakirulloh

Megapolitan
Warga Rusunawa Desak Pengus...
Advertisement
Sempat Anjlok 2,5 Persen, Pelantikan Suahasil Nazara Selamatkan IHSG dari Jurang Merah

Sempat Anjlok 2,5 Persen, Pelantikan Suahasil Nazara Selamatkan IHSG dari Jurang Merah

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.