Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AKHKI Siap Perkuat Pelindungan Hak atas Kekayaan Intelektual Indonesia

📅 Senin, 23 Des 2024, 19:35 WIB | Oleh:
AKHKI Siap Perkuat Pelindungan Hak atas Kekayaan Intelektual Indonesia Doc: Istimewa
Ket. Ketua Umum Asosiasi Konsultan Hak Kekayaan Intelektual Indonesia (AKHKI) terpilih, Dwi Anita Daruherdani, berfoto usai pemilihan. Ia berkomitmen untuk memperkuat peran AKHKI lewat peran penting dari setiap anggota di bidangnya masing-masing.

JAKARTA - Kekayaan Intelektual (KI) selama ini memainkan peran penting dalam mendukung inovasi dan pertumbuhan ekonomi. Namun, pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pelindungan KI masih terbatas. Padahal, salah satu indikator tingkat kemajuan negara juga dinilai berdasarkan bagaimana negara tersebut efektif melindungi kekayaan intelektual.

Sebagai wadah tunggal Konsultan Kekayaan Intelektual di Indonesia yang ditunjuk oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia, Asosiasi Konsultan Hak Kekayaan Intelektual Indonesia (AKHKI) memiliki peran penting dalam pembangunan nasional. Dengan terpilihnya Dwi Anita Daruherdani sebagai Ketua Umum, AKHKI memulai babak baru untuk memperkuat kontribusi dalam bidang HKI.

“Terpilihnya Dwi disahkan melalui pemilihan dalam Rapat Umum Anggota (RUA) AKHKI 2024 yang dihadiri oleh anggota dari seluruh Indonesia,” kata Ketua Panitia RUA Pemilihan Ketua Umum AKHKI 2024-2028, Nidya Kalangie melalui siaran pers Senin (23/12).

Ia menjelaskan, RUA ini menjadi tonggak krusial mengingat AKHKI telah ditetapkan sebagai satu-satunya wadah organisasi bagi profesi Konsultan KI di Indonesia berdasarkan PP No.100 Tahun 2021. Ia juga melihat minat yang cukup positif dari para kandidat dari berbagai generasi dan daerah untuk bersama-sama bangun ekosistem KI yang lebih kuat.

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan pelindungan HKI, AKHKI berkomitmen untuk membangun langkah konkret bagi pengembangan profesi Konsultan KI. Selain itu siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong inovasi dan pengembangan teknologi di Indonesia.

“Kami berharap Ketua Umum terpilih dapat membawa visi baru yang sejalan dengan cita-cita asosiasi untuk menjadi mitra strategis pemerintah dan meningkatkan kontribusi Konsultan KI dalam pembangunan nasional,” tambahnya.

Pemilihan ini dilakukan secara terbuka dan diawasi langsung oleh pimpinan RUA, tim formatur, Steering Committee, dan Organizing Committee. Dari total 1.101 anggota terdaftar, sebanyak 274 peserta RUA dalam proses ini. Nidya juga menekankan bahwa kriteria calon Ketua Umum mencakup syarat-syarat yang tercantum dalam Anggaran Dasar AKHKI sesuai Peraturan Pemerintah No. 100, yaitu Konsultan KI Intelektual yang telah berprofesi sebagai Konsultan KI selama lebih dari 5 tahun, cakap, tidak pernah dijatuhi sanksi karena pelanggaran Kode Etik, serta tidak memiliki catatan pidana.

Sebagai Ketua Umum terpilih, Dwi Anita Daruherdani memiliki pengalaman panjang dalam kepengurusan AKHKI sejak organisasi ini berdiri pada 2006. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan komitmen untuk memperkuat peran AKHKI lewat peran penting dari setiap anggota di bidangnya masing-masing dengan peningkatan kompetensi anggota melalui pelatihan lanjutan.

“Dalam empat tahun ke depan, prioritas kami adalah meningkatkan kompetensi para anggota melalui pelatihan lanjutan dan menciptakan sinergi antara konsultan senior dan junior. Kami juga akan mempersiapkan langkah strategis untuk menyambut pembahasan RUU Merek dan Desain Industri yang akan datang,” ungkap Dwi.

Selain itu, Dwi ingin secara intens menjalin komunikasi erat dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dan pemerintah untuk mendukung kebijakan perlindungan HKI serta menekankan pentingnya memperluas jejaring internasional AKHKI, termasuk menjalin hubungan dengan organisasi global seperti World Intellectual Property Organization (WIPO).

“Kami berharap AKHKI dapat dikenal di tingkat ASEAN dan internasional sebagai mitra terpercaya dalam perlindungan HKI,” tambahnya.

Dengan langkah-langkah konkret seperti mendukung inventor untuk mendapatkan hak paten, asosiasi ini berupaya mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya komersialisasi HKI sebagai aset berharga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Veda Ega Start  di Posisi K...
Daerah
Mahasiswa ITS Kembangkan Al...
Olahraga
Jojo Lolos ke Final Indones...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

06 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.