Jalan Tol dan Non-Tol Siap Hadapi Natal dan Tahun Baru 2025
📅 Sabtu, 21 Des 2024, 00:00 WIB | Oleh: Tim PenulisPembangunan infrastruktur di Jawa Tengah (Jateng) memang ditujukan, salah satunya untuk menopang ketahanan pangan.
Yang utama, fokus Pak Presiden kan ketahanan pangan. Nah, Jateng salah satu lumbung pangan. Pembangunan berbagai proyek infrastruktur di Jateng memang dimaksudkan agar kehidupan dan perekonomian masyarakat bisa jauh lebih baik, di antaranya dengan ketahanan pangan.
Jadi, enggak cuma ngomong jalan air, hanya irigasi, tapi juga konektivitas jalan. Jangan sampai petani di ujung dunia panennya enggak bisa ke kota gara-gara jalannya enggak ada.
Oleh karena itu, berbagai proyek infrastruktur di Jateng dilaksanakan oleh pemerintah melalui Kementerian PU, di antaranya Jalan Tol Semarang–Demak, dan jembatan layang Madukoro Semarang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Presiden Prabowo memang memprioritaskan swasembada pangan dari sejumlah prioritas lainnya yang harus didukung berbagai sektor, salah satunya infrastruktur.
Yang paling utama nomor satu itu swasembada pangan. Di sini (Indonesia, red) beras adalah makanan pokok. Kita enggak makan beras (nasi), belum (merasa) makan. Beras sampai langka, Pak Prabowo enggak mau terjadi begitu.
Berapa anggaran Kemen PU tahun 2025?
Sebaiknya Anda baca juga:
Berdasarkan Surat Menteri Keuangan Nomor: S-867/MK.02/2024, mengenai Penyampaian Alokasi Anggaran K/L dan Dana Alokasi Khusus TA 2025, ditetapkan Pagu Alokasi Anggaran TA 2025 Kementerian PUPR sebesar 116,23 triliun rupiah.
Berdasarkan Kesepakatan Pemisahan Pagu Alokasi Anggaran TA 2025 antara Kementerian PU dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP), serta dengan mempertimbangkan tugas dan fungsi masing-masing K/L, jumlah tersebut kami bagi sebesar 110,95 triliun rupiah untuk Kementerian PU.
Bagaimana kesiapan Kementerian PU dalam mendukung program swasembada pangan Presiden Prabowo?
Pada prinsipnya, Kementerian PU siap mendukung program ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto. Dari awal kami sampaikan, Kementerian PU ini tukangnya.Kita menyiapkan air untuk irigasinya, Kementerian Pertanian yang menyiapkan sarana produksinya.
Kementerian PU dalam mendukung swasembada pangan pada tahun 2025 akan melakukan peningkatan luas tanam melalui optimalisasi IP salah satunya dengan penyediaan air irigasi dari bendungan eksisting dengan target seluas 8.994 hektare.
Dari APBN 2025 bagaimana dengan program padat karya yang bisa mengangkat ekonomi orang kecil?
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!