Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Baik! Antrean di Ketapang-Gilimanuk Menyusut, Penyeberangan Mulai Normal

📅 Sabtu, 03 Okt 2026, 07:42 WIB | Oleh:
Kabar Baik! Antrean di Ketapang-Gilimanuk Menyusut, Penyeberangan Mulai Normal Doc: Antara foto
Ket. Aktivitas kapal feri bertolak dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, menuju Pelabuhan Gilimanuk (Bali).

BANYUWANGI - Pergerakan kendaraan di penyeberangan Ketapang (Banyuwangi)-Gilimanuk (Bali) mulai lancar dan antrean kendaraan angkutan logistik semakin menyusut, dimana pada Jumat terpantau hanya sekitar 500 meter.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo dalam keterangannya diterima di Banyuwangi, Jumat, menyampaikan bahwa penguatan operasional terus dilakukan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan, sehingga kapasitas pelayanan dapat dimanfaatkan secara optimal.

"Kami terus memantau perkembangan arus kendaraan dan penumpang secara berkala, sekaligus menyesuaikan pola operasi kapal dengan kondisi aktual di lapangan, dan alhamdulillah perkembangan antrean yang semakin terkendali menjadi bagian dari proses pemulihan layanan yang terus kami dorong," katanya.

Ia menyebutkan, dari data operasional pergerakan pengguna jasa di Pelabuhan Ketapang tetap menunjukkan aktivitas yang cukup tinggi, pada Rabu (30/9) jumlah penumpang tercatat sebanyak 19.101 orang dengan 5.881 kendaraan, atau meningkat 4,57 persen dibandingkan hari sebelumnya, sementara pada Kamis (1/10), jumlah penumpang tercatat sebanyak 19.942 orang dengan jumlah kendaraan sebanyak 5.745 unit.

Menurut Heru, ASDP terus menyesuaikan kapasitas layanan di lintasan Ketapang-Gilimanuk agar arus penumpang dan kendaraan dapat terlayani secara optimal.

"Saat ini sebanyak 27 kapal dioperasikan melalui sejumlah dermaga di Pelabuhan Ketapang, terdiri dari lima kapal di Dermaga MB I, lima kapal di Dermaga MB III, 12 kapal di Dermaga LCM dan lima kapal di Dermaga MB IV," katanya.

General Manajer ASDP Cabang Ketapang, Media Syahrianto menambahkan kelancaran layanan tidak hanya bergantung pada jumlah kapal yang beroperasi, tetapi juga pada pengaturan distribusi kendaraan, pemanfaatan fasilitas dermaga, serta koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di lapangan.

"Kami memahami bahwa kelancaran penyeberangan menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat maupun distribusi logistik, oleh karena itu setiap perkembangan di lapangan terus kami respons dengan pengaturan operasional yang dinamis," katanya.

Ia menyampaikan bahwa ASDP juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi antrean di kedua sisi pelabuhan (Ketapang dan Gilimanuk) serta pergerakan kapal secara berkala.

"Pengaturan operasional akan terus disesuaikan dengan kondisi lalu lintas kendaraan, kapasitas dermaga, kesiapan armada dan aspek keselamatan pelayaran," kata Media.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Ekonomi
Sompo Indonesia selenggarak...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.