Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jalan Tol dan Non-Tol Siap Hadapi Natal dan Tahun Baru 2025

📅 Sabtu, 21 Des 2024, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jalan Tol dan Non-Tol Siap Hadapi Natal dan Tahun Baru 2025 Doc: ANTARA/M Adimaja
Ket. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo

Dody Hanggodo dipercaya oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum (PU). Dody yang memimpin kementerian terkait urusan infrastruktur itu dilantik pada 21 Oktober 2024 lalu di Istana Negara, menggantikan Menteri Basuki Hadimuljono yang kemudian diangkat menjadi Kepala Otoritas Ibu Kota Negara (OIKN).

Kementerian PU dipecah dua menjadi Kementerian PU dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP). Terkait tugas dan program kerja Kementerian PU secara luas, mendukung program swasembada pangan nasional, menopang kelanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) serta persiapan menghadapi libur panjang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, wartawan Koran Jakarta, Fredrikus W Sabini, berkesempatan mewawancarai Menteri PU, Dodu Hanggodo, di sejumlah kesempatan. Berikut petikannya.

Bagaimana persiapan menghadapi libur Natal dan Tahun Baru oleh Kementerian PU?

Kementerian PU memastikan kesiapan jaringan jalan nasional (non-tol) di Indonesia sepanjang 47.603 km dengan kondisi mantap 93,88 persen dan jalan tol yang sudah operasional sepanjang 3.020,5 km.

Guna mendukung kelancaran lalu lintas selama masa Nataru 2024/2025 juga dilakukan penambahan ruas tol yang beroperasi pada tahun 2024 di Pulau Jawa sepanjang 47,6 km dan Pulau Sumatera sepanjang 148,9 km.

Kementerian PU berkomitmen dan terus berupaya untuk meningkatkan layanan transportasi jalan melalui penambahan panjang jalan non-tol dan jalan tol, peningkatan kemantapan jalan, termasuk zero pothole dan rehabilitasi jalan serta peningkatan konektivitas antarmoda melalui pembangunan akses pelabuhan dan bandara serta peningkatan dan integrasi sistem jaringan jalan nasional dengan jalan daerah.

Ruas tol mana saja yang ditambahkan?

Penambahan ruas tol beroperasi di Pulau Jawa adalah Tol Cimanggis–Cibitung Seksi 2B Cikeas–Cibitung sepanjang 19,7 km, Tol Cibitung–Cilincing (Junction Cibitung) sepanjang 0,4 km, Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Seksi 1.1 Kartasura–Klaten sepanjang 22,3 km, dan Tol Serpong–Balaraja Seksi 1B CBD–Legok sepanjang 5,3 km.

Untuk penambahan ruas tol beroperasi di Pulau Sumatera adalah Tol Indrapura–Kisaran Seksi 2 Lima Puluh–Kisaran sepanjang 32,6 km, Tol Pekanbaru–Padang Segmen Bangkinang–XIII Koto Kampar sepanjang 36,6 km, Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat Seksi 3 Tebing Tinggi–Dolok Merawan dan sebagian Seksi 4 Dolok Merawan–Sinaksak sepanjang 45,6 km, dan Tol Betung–Tempino–Jambi Seksi 3 Segmen Bayung Lencir–Tempino sepanjang 34,1 km.

Di samping itu, terdapat beberapa ruas tol fungsional sementara yang dibuka untuk umum guna mendukung arus mudik Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Panjang ruas tol fungsional sementara adalah 120,4 km dengan rincian Pulau Jawa 29,98 km dan Pulau Sumatera 90,42 km.

Adapun ruas tol fungsional sementara di Pulau Jawa adalah Tol Jakarta Cikampek II Selatan Seksi 3 Segmen Kutanegara–Sadang sepanjang 8,5 km, Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Seksi 1.2 Segmen Klaten–Prambanan sepanjang 8,6 km, Tol Probolinggo Banyuwangi Seksi 1 Gending–Krakasan sepanjang 12,9 km.

Sementara untuk ruas tol fungsional di Pulau Sumatera adalah Tol Sigli Banda Aceh Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum sepanjang 24,6 km, Tol Binjai–Langsa Seksi 3 Tanjung Pura–Pangkalan Brandan sepanjang 19 km, Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat sebagian Seksi 2 Kuala Tanjung–Indrapura sepanjang 10,1 km, dan Tol Pekanbaru–Padang Seksi 1 Padang–Sicincin sepanjang 36,6 km.

Guna menambah kelancaran arus lalu lintas di jalan tol juga telah dilakukan peningkatan kapasitas pada ruas Tol Jakarta–Cikampek dari tiga lajur menjadi empat lajur di KM 50+400–KM 66+700 A (16,3 km) dan KM 61+500–KM 49+700 B (11,8 km). Selain itu juga rekayasa marka pada KM 72 ruas Tol Jakarta–Cikampek sehubungan dengan pelebaran jalan yang dilakukan di ruas Tol Cikopo–Palimanan dan pemasangan Lane Control Signal di KM 46–KM 71 serta tambahan lajur dari 2 menjadi 3 di KM 71–KM 110.

Kami memastikan seluruh jalan nasional fungsional tidak ada lubang, rambu dan marka terpasang lengkap, serta memastikan tidak ada kegiatan perbaikan jalan, baik jalan tol maupun non-tol selambat-lambatnya pada H-10 atau 15 Desember 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.