Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD Optimalkan Atasi Banjir Rob di Jakarta

📅 Senin, 16 Des 2024, 17:48 WIB | Oleh:
BPBD Optimalkan Atasi Banjir Rob di Jakarta Doc: ANTARA/Fauzan/
Ket. Arsip foto - Sejumlah anak bermain di tengah banjir rob di Muara Angke, Jakarta, Jumat (13/12).

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengoptimalkan berbagai upaya guna mengatasi banjir rob yang terjadi di Jakarta.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan menjelaskan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya dengan pendekatan jangka panjang dan jangka pendek untuk mengatasi banjir rob.

“Penanganan banjir rob di Jakarta merupakan salah satu tantangan besar yang terus menjadi fokus perhatian pemerintah daerah,” kata Yohan di Jakarta, Senin.

Yohan menjelaskan, banjir rob di Jakarta umumnya terjadi di pesisir utara kota, terutama di kawasan Kota Tua, Muara Angke, Pluit, Ancol dan sekitarnya.

Banjir rob disebabkan oleh pasang air laut yang tinggi, yang semakin diperburuk oleh faktor penurunan tanah (land subsidence) serta perubahan iklim yang menyebabkan kenaikan permukaan laut.

Sebagai upaya penanganan banjir rob di Jakarta, Pemprov DKI Jakarta melakukan pembangunan infrastruktur tanggul laut (giant sea wall), peningkatan sistem drainase dan normalisasi sungai dan pembangunan waduk dan sistem penampungan air.

Selain itu dilakukan pula pembangunan sumur resapan dan pengelolaan air tanah, sistem peringatan dini dan monitoring, pendidikan dan sosialisasi kepada masyarakat, relokasi dan penataan kawasan serta kolaborasi dengan pihak swasta.
???????
Untuk saat ini berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), prediksi banjir rob yang terakhir sampai 20 Desember masih berlaku. Ini berarti tingkat risiko banjir rob yang tinggi diperkirakan berlangsung hingga periode tersebut.

"Namun, karena faktor cuaca dan pasang surut yang sangat dinamis, BPBD akan terus melakukan pembaharuan informasi secara berkala melalui media resmi BPBD DKI seperti website maupun media sosial,” kata Yohan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Gempa Venezuela: Peru Putus...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Awas! Modus Baru Judol Lewat Komentar Medsos, Tunggangi Piala Dunia 2026, Ini Temuan Kemkomdigi

Awas! Modus Baru Judol Lewat Komentar Medsos, Tunggangi Piala Dunia 2026, Ini Temuan Kemkomdigi

29 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.