Trump Pilih Mantan Ajudan Setianya Kash Patel sebagai Direktur FBI
📅 Minggu, 01 Des 2024, 11:17 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: BBC
WASHINGTON - Presiden terpilih AS Donald Trump telah memilih mantan ajudannya, Kash Patel, untuk memimpin Biro Investigasi Federal (FBI), sebuah badan yang sering dikritik Patel.
Mengutip BBC, Patel telah menjadi pendukung setia presiden terpilih, sebagai mantan kepala staf departemen pertahanan AS pada pemerintahan Trump pertama.
Agar Patel dapat menduduki jabatan itu, direktur FBI saat ini, Christopher Wray, harus mengundurkan diri atau dipecat - meskipun Trump tidak memintanya.
Secara terpisah, Trump mengatakan ia berencana mencalonkan Chad Chronister, sheriff wilayah Hillsborough County, Florida, sebagai kepala Badan Penegakan Narkoba.
Patel dan Chronister bergabung dengan calon Jaksa Agung Pam Bondi melengkapi pilihan Trump dalam bidang penegakan hukum.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada hari Sabtu (30/11) juga, Trump mengumumkan telah memilih Charles Kushner sebagai duta besar untuk Prancis.
Kushner adalah pengembang real estat dan ayah dari Jared Kushner, suami Ivanka Trump, putri Donald Trump.
Nominasi tersebut tampaknya merupakan posisi pemerintahan pertama yang ditawarkan Trump secara resmi kepada seorang kerabat sejak ia terpilih kembali.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketiga pilihan tersebut harus dikonfirmasi oleh suara mayoritas di Senat AS.
Patel adalah loyalis Trump yang memiliki kecurigaan yang sama dengan presiden terpilih tersebut terhadap lembaga pemerintah.
"Kash adalah seorang pengacara, penyidik, dan pejuang 'America First' yang brilian yang telah menghabiskan kariernya mengungkap korupsi, membela keadilan, dan melindungi rakyat Amerika," tulis Trump di Truth Social, platform media sosialnya, seraya menambahkan bahwa Patel adalah "seorang pembela kebenaran, akuntabilitas, dan konstitusi".
Usulan-usulannya di masa lalu mencakup pembatasan kewenangan FBI secara "dramatis". Dalam memoarnya, Government Gangsters, Patel menyerukan pemberantasan "tirani pemerintah" dalam FBI dengan memecat "para petinggi".
Patel akan menggantikan direktur FBI saat ini, Christopher Wray, yang ditunjuk Trump pada tahun 2017 untuk masa jabatan 10 tahun.
Namun, Wray tidak lagi disukai oleh presiden terpilih ketika FBI membantu penyelidikan federal terhadap penanganan catatan rahasia oleh Trump, sebuah kasus yang kini telah dibatalkan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!