Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lulur Keraton: Skincare Warisan Leluhur yang Kembali Tren di Kalangan Anak Muda

3 Kamis, 06 Agu 2026, 18:16 WIB | Oleh:
Lulur Keraton: Skincare Warisan Leluhur yang Kembali Tren di Kalangan Anak Muda Lulur Keraton: Skincare Warisan Leluhur yang Kembali Tren di Kalangan Anak Muda Doc: ANTARA/HO
Ket. Kegiatan "A Touch of Royal Beauty" di kawasan Candi Tirta Raharjo, Yogyakarta, yang mengajak belasan perempuan Generasi Z meracik lulur tradisional khas Keraton Yogyakarta.

JAKARTA - Tradisi perawatan tubuh menggunakan lulur berbahan alami yang telah lama menjadi bagian dari budaya Keraton Yogyakarta kembali diperkenalkan kepada generasi muda melalui kegiatan edukasi yang mengangkat kekayaan ramuan tradisional Nusantara.

Brand Executive Purbasari Carensca mengatakan pengenalan tersebut dilakukan melalui kegiatan "A Touch of Royal Beauty" di kawasan Candi Tirta Raharjo, Yogyakarta, yang mengajak belasan perempuan Generasi Z meracik lulur tradisional khas Keraton Yogyakarta.

"Kami ingin melestarikan budaya Nusantara dan memberikan wawasan tentang kekayaan lokal yang tak kalah dengan produk luar negeri. Lulur Teh Keraton menjadi salah satu yang kami hadirkan agar masyarakat bisa merasakan perawatan ala keraton di rumah," kata Carensca dalam keterangannya pada Kamis (6/8).

Menurut dia, kegiatan itu bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap tradisi perawatan tubuh berbasis bahan alami yang telah diwariskan secara turun-temurun di lingkungan keraton.

Tradisi lulur keraton dikenal menggunakan racikan rempah-rempah, bunga, daun, dan akar tanaman yang dipercaya membantu merawat kulit sekaligus memberikan efek relaksasi. Perawatan tersebut selama berabad-abad menjadi bagian dari ritual kecantikan para bangsawan Jawa.

Seiring berkembangnya industri kecantikan, berbagai produsen kosmetik mulai mengadaptasi konsep perawatan tradisional tersebut ke dalam produk modern dengan memadukan bahan-bahan alami dan teknologi formulasi masa kini.

Carensca mengatakan pendekatan tersebut diharapkan dapat membuat tradisi perawatan khas Nusantara tetap relevan dan dikenal oleh masyarakat, terutama kalangan muda, di tengah meningkatnya penggunaan produk perawatan kulit dari berbagai negara.

Kegiatan edukasi mengenai lulur tradisional dinilai menjadi salah satu cara memperkenalkan kembali warisan budaya Indonesia sekaligus mendorong pemanfaatan bahan-bahan alami lokal dalam industri kecantikan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Rupiah Masih Rentan - 3 November 2026

1.5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 3 Nov...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.