Wukirsari Desa Wisata Kelas Dunia di Bantul
📅 Sabtu, 30 Nov 2024, 06:10 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Dinas Pariwisata Bantul
Wukirsari saat ini telah menjadi desa wisata kelas dunia. Berkat pelestarian warisan leluhur berupa kerajinan wayang kulit dan batik tulis mengantarkannya meraih The Best Tourism Village 2024.
ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/nym
Bersama dengan Jatiluwih di Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali, Desa Wisata Wukirsari di Kapanewon (Kecamatan) Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), berhasil meraih penghargaan desa terbaik dunia atau The Best Tourism Village 2024 dari United Nation World Tourism Organization (UNWTO), sebuah organisasi pariwisata dunia di bawah Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).
Dalam pengumuman yang dilakukan pada Kamis (14/11) lalu di Cartagena de Indias, Colombia, Desa Wisata Wukirsari masuk dalam 55 Desa Wisata Terbaik Dunia tahun 2024 dan berhasil mengalahkan desa-desa terkenal dari berbagai negara di dunia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam ajang penghargaan ini, penilaian untuk desa terbaik didasarkan pada sumber daya alam dan budaya, serta tindakan dan komitmen yang inovatif dan transformatif terhadap pengembangan pariwisata yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
“Apresiasi yang luar biasa terutama kepada Kelurahan Wukirsari Kecamatan Imogiri yang telah diakui secara dunia tidak lagi secara regional, tetapi internasional bahwa Wukirsari ditetapkan sebagai The Best Tourism Village by UN Tourism,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Agus Budiraharja, di Bantul, beberapa waktu lalu.
Menurut Agus, penghargaan ini merupakan pengakuan internasional terhadap kualitas desa wisata yang ada di Indonesia khususnya di Bantul yang sering dijuluki “Sahara van Java” karena memiliki gumuk pasir Parangkusumo.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ini menjadi kebanggaan kita bersama warga Bantul. Di sana banyak warisan, dan Wukirsari berhasil melestarikan warisan itu termasuk lingkungan berkelanjutan. Ada batik Giriloyo yang turun temurun dengan jumlah pembatik paling banyak, kemudian tatah sungging, keris, makam raja Imogiri dan banyak lagi pemandangan alam,” ungkap dia.
Menurut Agus, sebelum masuk nominasi dan masuk dalam daftar desa terbaik dunia versi PBB, Desa Wisata Wukirsari telah menjadi Desa Wisata Maju versi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pada 2023.
Sementara itu, Kepala Desa atau Lurah Wukirsari, Susilo Hapsoro, mengatakan capaian ini sudah diperkirakan sebelumnya. Pemerintah desa optimistis karena memiliki dua warisan budaya tak benda dunia yakni wayang kulit dan batik tulis selain keindahan alam.
Sebelum menang dalam The Best Tourism Village 2024 versi UNWTO, Desa Wisata Wukirsari, yang berhasil masuk dalam deretan 50 besar Desa Wisata Terbaik pada ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023. Prestasi ini diraih karena dikenal akan kekayaan budaya, keindahan alam, dan kearifan lokalnya.
Selain itu Wukirsari berhasil mendapatkan sertifikat sebagai Desa Wisata Berkelanjutan. Sertifikat ini menandakan bahwa Wukirsari telah memenuhi kriteria yang diperlukan dalam hal pengelolaan lingkungan, sosial, dan ekonomi yang berkelanjutan.
Keterlibatan Masyarakat
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!