Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Riset Alibaba Cloud: Perusahaan Asia Makin Cepat Adopsi AI, Keamanan Data Jadi Tantangan

📅 Minggu, 02 Agu 2026, 22:15 WIB | Oleh:
Riset Alibaba Cloud: Perusahaan Asia Makin Cepat Adopsi AI, Keamanan Data Jadi Tantangan Doc: Alibaba Cloud
Ket. Infografik laporan survei “The AI Business Application Readiness and Accessibility Survey” oleh Alibaba Cloud. Hasilnya menunjukkan perusahaan Asia semakin cepat mengadopsi AI, tetapi masih menghadapi tantangan keamanan data, biaya, talenta, dan regulasi.

JAKARTA — Adopsi kecerdasan buatan (AI) di kalangan perusahaan Asia terus bergerak dari tahap uji coba menuju penerapan dalam operasional bisnis. Di tengah peningkatan investasi, perusahaan masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait privasi dan keamanan data, biaya implementasi, serta keterbatasan keahlian internal.

Temuan tersebut tercantum dalam laporan survei “The AI Business Application Readiness and Accessibility Survey” yang dirilis Alibaba Cloud. Sebanyak 90 persen responden menyatakan optimistis terhadap penerapan AI di organisasi mereka, sedangkan 99 persen menempatkan AI sebagai prioritas bisnis.

Dalam laporan yang diterima pada hari Kamis (30/7), Alibaba menyatakan, optimisme tersebut juga tercermin dalam rencana investasi. Sebesar 95 persen perusahaan yang disurvei berencana meningkatkan investasi pada produk AI.

Peningkatan investasi terbesar diarahkan pada infrastruktur dasar. Sebanyak 69 persen responden memperkirakan belanja Infrastructure as a Service (IaaS) akan meningkat lebih dari 20 persen. Sebanyak 61 persen memperkirakan investasi Platform as a Service (PaaS) tumbuh lebih dari 20 persen, sementara 58 persen memperkirakan peningkatan serupa pada Model as a Service (MaaS).

Indonesia Catat Optimisme 100 Persen

Indonesia menjadi negara dengan tingkat optimisme tertinggi dalam survei tersebut. Seluruh responden atau 100 persen menyatakan optimistis terhadap penerapan AI di organisasi masing-masing.

Indonesia juga mencatat tingkat penggunaan infrastruktur cloud yang tinggi. Sebanyak 91 persen responden menyatakan infrastruktur teknologi informasi perusahaan mereka telah berjalan sepenuhnya atau sebagian besar di cloud.

Bagi perusahaan di Indonesia, AI tidak hanya dipandang sebagai teknologi untuk meningkatkan efisiensi. Sebanyak 75 persen responden menyebut mendorong inovasi dan menciptakan peluang bisnis baru sebagai tujuan utama adopsi AI.

Chief Technology Officer dan President of International Business Alibaba Cloud Intelligence Group, Dr. Feifei Li, mengatakan perkembangan AI kini memasuki fase baru yang ditandai dengan meningkatnya perhatian terhadap agentic AI.

Menurut dia, perusahaan membutuhkan infrastruktur yang memungkinkan pengembangan dan penerapan AI agent secara lebih mudah, termasuk dukungan terhadap runtime sandbox dan orkestrasi.

AI Mulai Menjadi Bagian Operasional

Survei menunjukkan sekitar 75 persen perusahaan di Asia menyatakan AI telah menjadi bagian dari operasional bisnis mereka. Sekitar 90 persen perusahaan juga melaporkan telah mulai mengadopsi PaaS maupun MaaS.

Hanya 1 persen responden yang menyatakan AI bukan merupakan prioritas bagi organisasi mereka.

Dari sisi tujuan strategis, mendorong inovasi dan membuka peluang bisnis baru menjadi alasan utama penerapan AI dengan proporsi 64 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
DPR RI Minta Pendanaan Pend...
Ekonomi
Menekraf Sebut JSD Blok M F...
Luar Negeri
Eropa Belum Aman, Inflasi Z...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.