Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Brand Kecantikan Lokal Makin Diminati, Sociolla Hadirkan Love Local 2026

📅 Minggu, 02 Agu 2026, 22:32 WIB | Oleh:
Brand Kecantikan Lokal Makin Diminati, Sociolla Hadirkan Love Local 2026 Doc: Social Bella
Ket. Infografik “Love Local 2026 bertema “100% Cantik Indonesia.” Kampanye ini digelar untuk mendukung pertumbuhan dan daya saing brand kecantikan lokal.

JAKARTA — Momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dimanfaatkan Sociolla untuk kembali menggelar kampanye Love Local 2026. Tahun ini, kampanye tersebut mengusung tema “100% Cantik Indonesia” sebagai bentuk apresiasi terhadap perkembangan industri kecantikan lokal.

Melalui kampanye ini, Sociolla mengajak masyarakat untuk semakin mengenal dan memilih produk kecantikan lokal yang dinilai terus berkembang dari sisi kualitas dan inovasi. Kampanye tersebut juga menjadi bagian dari upaya perusahaan mendukung brand lokal agar memiliki akses lebih luas kepada konsumen.

Love Local pertama kali diluncurkan pada 2021. Bagi Sociolla, program tersebut tidak hanya menjadi kampanye tahunan pada bulan Agustus, tetapi bagian dari komitmen jangka panjang untuk mendukung pertumbuhan brand kecantikan lokal melalui ekosistem omnichannel.

Dukungan tersebut dilakukan melalui berbagai aktivitas, mulai dari pemasaran, storytelling, pengalaman belanja, hingga amplifikasi melalui berbagai platform.

Hingga Juni 2026, produk lokal telah mencakup 55 persen dari keseluruhan produk yang tersedia di ekosistem Sociolla. Jumlah tersebut terdiri atas lebih dari 180 brand lokal dengan lebih dari 6.000 SKU aktif.

Co-founder & CMO Social Bella, Chrisanti Indiana, mengatakan momentum Hari Kemerdekaan menjadi kesempatan untuk melihat perkembangan industri kecantikan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

“Momentum Hari Kemerdekaan menjadi pengingat bahwa industri kecantikan Indonesia telah berkembang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Melalui Love Local, kami ingin merayakan perjalanan tersebut sekaligus mempertegas komitmen jangka panjang Sociolla untuk terus menjadi mitra pertumbuhan brand lokal,” ujar Chrisanti melalui siaran pers pada hari Kamis (30/7).

Menurut dia, pengembangan brand lokal membutuhkan dukungan berkelanjutan, bukan hanya melalui kampanye sesaat. Ekosistem omnichannel, storytelling, serta berbagai inisiatif pemasaran dinilai dapat membantu brand memperluas jangkauan dan membangun hubungan dengan konsumen.

Fragrance Didominasi Produk Lokal

Perkembangan brand kecantikan lokal juga terlihat dari kategori produk yang memiliki permintaan tinggi di ekosistem Sociolla.

Makeup, fragrance, dan skincare menjadi tiga kategori dengan permintaan tertinggi. Pada kategori fragrance, hampir 99 persen produk yang tersedia di platform Sociolla berasal dari brand lokal.

Sementara itu, pada kategori skincare, permintaan konsumen menunjukkan perhatian terhadap sejumlah kebutuhan perawatan kulit, termasuk perbaikan skin barrier, perlindungan terhadap sinar ultraviolet (UV), serta perawatan kulit berjerawat.

Tren tersebut menunjukkan semakin banyak brand lokal yang mengembangkan produk dengan mempertimbangkan kebutuhan konsumen Indonesia.

Melalui tema “100% Cantik Indonesia”, Sociolla menampilkan kurasi produk dari ratusan brand kecantikan lokal yang berada dalam ekosistemnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.