Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wukirsari Desa Wisata Kelas Dunia di Bantul

📅 Sabtu, 30 Nov 2024, 06:10 WIB | Oleh:

Pencapaian Desa Wisata Wukirsari tidak lepas dari peran masyarakat setempat, khususnya kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Kolaborasi yang kuat antara pemerintah desa, Pokdarwis, dan para pemangku kepentingan lainnya turut mendukung pengembangan desa wisata ini.

Para pemangku kepentingan itu disebut telah bekerja keras untuk terus menjaga, mengelola, dan mempromosikan potensi desa agar semakin dikenal luas, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional. Dengan semangat berkelanjutan dan inovasi yang terus berkembang, Wukirsari telah menempatkan diri sebagai desa wisata kelas dunia.

Desa Wisata Wukirsari sendiri berlokasi kurang lebih 17 kilometer ke arah selatan Kota Yogyakarta. Karakter topografi berupa perbukitan kapur yang khas. Selain kekayaan budaya panorama alam pedesaan ini sangat kental, sehingga para pengunjung dijamin akan bebas melepas penat di sini.

Bagi wisatawan Wukirsari menciptakan pengalaman wisata yang tidak hanya menarik bagi wisatawan domestik, tetapi juga bagi wisatawan internasional. Pembuatan wayang dan batik tulis merupakan salah bentuk pelestarian budaya lokal yang tetap hidup di tengah arus modernisasi.

Wukirsari memiliki paguyuban pengrajin wayang kulit yang pusatnya berada di kampung Pucung. Di sini aktivitas menyunggi atau mengukir di media kulit merupakan kerajinan yang diperoleh secara turun menurun. Wujudnya berupa wayang kulit dan hiasan dari kulit.

Kemampuan warga Wukirsari dalam mengukir menjadi modal awal beri berdirinya desa wisata yang dicetuskan pada 2014. Visinya adalah melestarikan budaya terutama wayang dan menyejahterakan masyarakat khususnya warga Desa Wukirsari.

Aktivitas yang ditawarkan berupa memahat wayang, mewarnai wayang, kelas filosofi wayang, telusur kampung wayang, pertunjukan wayang, belajar gamelan, belajar sendratari, membuat ubarampe janur, menulis aksara Jawa, membatik, dan lain-lain.

Di desa ini ada lebih dari 600 orang perajin batik tulis yang terlibat sebagai pemandu wisata batik. Berbeda dengan batik cap, pembuatan motif batik ini ini dilakukan secara manual dengan menggunakan alat canting. Di sini juga bisa mendapatkan berbagai motif batik tulis dengan harga yang relatif lebih murah.

Mereka juga memiliki kerajinan kulit atau sungging yang juga merupakan kerajinan yang diwariskan secara turun temurun. Adapun hasil kerajinan kulit tersebut adalah wayang dan hiasan kulit lainnya. Desa Wukirsari tak hanya memiliki daya tarik sebagai sentra batik, tetapi juga punya potensi wisata di sejumlah destinasi yang ada di sana.

Paket unggulan yang ditawarkan Wukirsari adalah Sendratari Ramayana. Wisatawan diajak untuk belajar tiga sekaligus yaitu tari, teater dan gamelan yang berperang dalam mengiringi jalannya pertunjukan tari. Setelah mendapatkan ketiga materi mereka akan melakukan pentas di Pendopo Pertunjukan dengan menggunakan kostum sendratari lengkap.  hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.