Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KOI Ingatkan SEA Games Jadi Parameter Awal Pembinaan Atlet Menuju Ajang Dunia

📅 Jumat, 29 Nov 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
KOI Ingatkan SEA Games Jadi Parameter Awal Pembinaan Atlet Menuju Ajang Dunia Doc: ANTARA/Arindra Meodia
Ket. Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari ditemui di Jakarta, Kamis (28/11/2024).

Jakarta - Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari melihat bahwa pesta olahraga tingkat Asia Tenggara SEA Games bukanlah satu-satunya indikator untuk mengukur prestasi olahraga Indonesia.

Menurut Oktohari, SEA Games lebih tepat dilihat sebagai parameter awal untuk menilai kemajuan pembinaan atlet Indonesia, sebelum menghadapi ajang yang lebih besar, seperti Asian Games, Kejuaraan Dunia, dan Olimpiade.

Pria yang akrab disapa Okto itu menjelaskan bahwa SEA Games, yang melibatkan 11 negara di kawasan Asia Tenggara, memang penting, namun tidak dapat dijadikan patokan tunggal untuk menilai keberhasilan olahraga Indonesia di kancah internasional.

"SEA Games itu adalah Southeast Asia Games, di mana Indonesia bersaing dengan negara-negara ASEAN. Kita tidak bisa terlalu berlebihan memandang SEA Games karena banyak target yang lebih besar di depan mata. Misalnya, Asian Games yang melibatkan lebih banyak negara, atau event-event dunia lainnya yang lebih luas cakupannya," kata Oktohari ditemui di Jakarta, Kamis.

Okto menegaskan bahwa SEA Games seharusnya dimanfaatkan sebagai "test case" atau uji coba untuk atlet, guna melihat apakah pembinaan prestasi yang dilakukan selama ini sudah berjalan dengan serius dan maksimal.

"Kita menggunakan SEA Games itu sebagai parameter awal, apakah dalam pembinaan prestasi itu dilaksanakan dengan serius, atau perlu evaluasi lagi," ujar Okto.

Menurutnya, meskipun SEA Games menjadi ajang yang penting, peringkat akhir atau posisi Indonesia di SEA Games tidak dapat menjadi satu-satunya acuan.

"Sekarang ini, kita harus fokus pada event yang lebih besar, yang lebih menentukan, seperti Asian Games, Kejuaraan Dunia, dan akhirnya menuju Olimpiade," jelas Okto.

Saat ditanya mengenai partisipasi Indonesia dalam 50 cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam SEA Games 2025 Bangkok, Okto mengungkapkan bahwa hal itu masih dalam pembahasan bersama dengan seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, kebijakan terkait keikutsertaan cabang olahraga di ajang-ajang internasional akan disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi masing-masing cabang olahraga.

"Olahraga membutuhkan biaya yang cukup besar, dan kita tidak boleh berfoya-foya tanpa mempertimbangkan prestasi yang ingin dicapai," ujar Okto.

"Misalnya, cabang olahraga yang berfokus pada Olimpiade tentu berbeda dengan cabang olahraga non-Olimpiade. Ini semua perlu penanganan yang spesifik, karena setiap cabang memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Megapolitan
Disperpusip Lebak Sebut Per...
Daerah
Antisipasi Banjir Susulan, ...
Daerah
Polisi Berhasil Menangkap T...
DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.